Minggu, 25 Maret 2018

teman baik

hmm,
hai, lama sekali tak menyapamu, hehe
terima kasih untuk kesetiaanmu menungguku (blog ini maksudnya), wkwkwk
hmm,
terima kasih untukmu (-mu yang lain) yang tetap menulis, aku suka membaca tulisanmu,, mungkin karena kita adalah teman, hehe dan aku memang suka membaca..
teman ya,
apakah mempunyai teman itu benar - benar bisa membuat bahagia ? mungkin iya, mungkin juga tidak.
seringkali aku merasa gagal menjadi teman yang baik, aku tidak pandai mencarikan solusi, aku juga tidak punya banyak uang. loh, uang.. hhe y uang memang bukan segalanya si, tp dengan uang, peluang membantu sesama menjadi lebih banyak.
jujur saja, aku masih sering melihatmu, lewat tulisanmu, karena memang kita jarang (lama sekali) tidak bertemu.
 sejujurnya, membaca tulisanmu itu membuatku sedih. kau adalah teman baik ku. salah satu yang istimewa, hehe dalam artian kau punya banyak andil dalam perjalanan cerita kehidupanku.
y begitulah, disaat kau terpuruk dan seperti tak tau harus bagaimana, aku sebagai teman, sangat ingin menghampirimu, berjalan mendekatimu dan mengatakan " semua masalah akan selesai kok, dibuat santai saja, yang penting ada usahanya" . tapi kakiku kaku, lidahku kelu, untuk sekedar menyapamu aku tak bisa, karena aku sama sekali tidak tau seberapa berat beban yang ada dipundakmu. mungkin bagiku biasa saja, karena memang aku tidak terlalu peduli dengan masalah, sebisa mungkin aku tidak ingin mencari masalah, tapi jika ada masalah akan ku selesaikan secepat yang ku bisa lakukan (kaya oreki) hhe, tapi aku kan bukan kau, dan kau bukan aku. kita berbeda sekaligus sama. aku tidak tau seberapa berat yang kau sedang pikirkan, aku juga tidak bisa membantu karena aku juga tidak tau apa yang kau pikirkan.
hmm,
 y bagaimanapun, hidup butuh teman.. untuk berbagi
 aku orang introvert, sepertimu. tapi bagian flegmatisku lebih banyak, sedangkan bagian melankolismu yang lebih banyak. bukan berarti aku tidak suka menikmati kesendirian, aku juga suka kesendirian, berpikir banyak hal dalam diam itu menyenangkan, tapi bukan berarti kau membatasi diri, aku hanya tidak suka menjadi terkenal, menjadi yang terdepan dan ter2- yang lain. itu merepotkan sekali. aku suka menjadi diriku yang biasa saja.
semangat ya, kamu teman yang baik, pasti ada yang bisa kamu lakukan, dan kamu tidak selemah itu..
semoga saat kita bertemu lagi, kamu tetap menjadi teman baik dan kamu baik2 saja.

Yogya, 25 Maret 2018