Senin, 31 Desember 2018

rencana Alloh memang terbaik


Hmm,
Rencana Alloh memang selalu yang terbaik. Rencana manusia terlihat sempurna, tapi penuh cela dan sangan bersifat egois. iya egois, semua rencananya adalah untuk kepentingan dan kesenangan diri sendiri. Rencana manusia menekankan pada hasil apa yang akan diperoleh dengan tahapan - tahapan realisitis yang mungkin dan mudah dilalui. Rencana Alloh menekankan pada proses dan hasil, proses menjadi manusia yang bijak, hasil terbaik yang pantas di dapatkan sesuai kadar usahanya. 
Manusia juga harus berencana, hehe itu bentuk ikhtiarnya kita sebagai manusia.
Dalam waktu dekat ini aku merasakan rencana Alloh sangat hebat, hehe kebahagiaan datang bertubi - tubi, tanpa jeda, tanpa cela. keren sekali.
oke deh, ceritanya akan ku mulai dari masuk kuliah saja ya,
Seperti yang pernah ku ceritakan, aku tidak lolos SNMPTN kn ya, dan akhirnya aku daftar SBMPTN dan di terima di UNY dengan jurusan pendidikan fisika.
Saat OSPEK dulu, aku dkk pernah di suruh membuat rencana selama kuliah, atau lebih tepatnya apa si yang ingin ku capai selama kuliah sampai lulus. Waktu itu ku daftar ada sekitar 50 mimpi yang ingin ku wujudkan sampai selesai. 1,2,3, ...... dst. 
dari sekian itu akan ku ceritakan beberapa yang tidak terwujud, hehe
1.      Tidak ikut organisasi apapun
Hehe, aku tidak ingin ikut organisasi dan sudah memantapkan diri ketika masuk kuliah agar tidak ikut organisasi. Aku hanya ingin fokus pada hal akademik dan segera lulus lalu mencari pekerjaan yang layak sesuai dengan gelarku. Lalu negara api pun menyerang, hehe nggak2, tapi pak rektor yang menyerang. Bukan nyerang juga si, lebih tepatnya menyarankan (dulu yang kutangkap adalah memaksa hehe), karena aku adalah mahadiksi (mahasiswa bidik misi), maka aku punya semacam ikatan kontrak dengan UNY sebagai almamaterku, yaitu IPK min 3,00 dan ikut organisasi. Jadinya, aku ikut organisasi, dan pilihanku adalah Haska JMF (Rohis FMIPA UNY). Ini adalah mimpi tidak terwujud yang paling aku syukuri, hehe
Alhamdulillah bisa dipertemukan dengan orang – orang hebat, dengan sahabat2 yg kuat, dan orang2 tua (senior) yang sangat hangat. Semua cerita kuliahku berhubungan dengan Haska. Mungkin lain kali akan ku ceritakan tentang kisah hidupku disana, hehe intinya bahkan sampai tulisan ini dibuat, aku baru saja demisioner dari MPO Haska, kisah yang nano – nano sekali. Penuh warna dan penuh cerita. Haska, rumah yang hangat, hehe. Oke lanjut...
2.      Lulus 3,5 tahun
Iya, mimpi yang kedua tidak terwujud adalah lulus cepat, hehe ku akui ini lebih karena kemalasan saya. Padahal sudah acc judul sejak akhir tahun 2017, tapi akhirnya mandek sampai maret, nggak ngapa2in, hehe. Padahal kalau dikerjakan, bisa segera selesai, buktinya sejak SK pembimbing ku buat dan mulai bimbingan dari proposal sampai pada sidang hanya memerlukan waktu 4 bulanan. Pas baru tahu bisa secepat itu aku baru nyesel kenapa tidak dari dulu rajinnya, hehe. Tapi sebenarnya itu tidak semata karena kemalasanku si, tapi juga karena ada nilai yang belum keluar.  Kan aku acc skripsi buat sidang tgl 12, nilai ku baru keluar tgl 22 atau 23 ya, dan aku baru bisa sidang tgl 27 Juli, jika nilaiku keluar di tanggal 12, atau maksimal 15, mungkin aku bisa wisuda agustus, hehe. Yah, itu harga yang harus dibayar karena dulu pernah pergi ke Thailand waktu exchange. Blog ini dan tulisan pertamanya juga di tulis disana, hehe y itulah, hikmahnya banyak, blog ini jadi ada.
Bahkan wisuda november sebenarnya yg terbaik buatku, wisuda november membuatku bertahan di Jogja, aku yg di tahun 2018 masih ikut tutorial UNY bisa tetap aktif dan sedikit bertanggung jawab disana, lalu aku juga bisa ngeles dengan lebih mantep (ada tawaran ngajar di MTS sebenarnya, tapi aku fisika, bukan guru IPA, hehe takut nggak pas aja), dan yang tidak kalah mantep adalah aku bisa daftar seleksi CPNS, ini bener2 rencana Alloh keren banget. Suwer, yakin lah. CPNS akan dibahas dalam tulisan lebih lanjut ya kapan2.
3.      IPK 3,6
Targetku punya IPK 3,60 , hehe serius ini. Tapi kenyataan berbeda, haha
IPK tertinggiku di semester 1. Kata senior yang sudah lulus, biasanya IPK akhir akan tidak jauh berbeda dengan IPK sem 1, tapi melihat IP sem 2 sepertinya tidak mungkin, hehe suram sekali, apalagi ditambah IP sem 3, lebih suram, selain itu sem 4 aku pergi ke Thailand dan hanya mengambil 11 SKS dari sekitar 21 SKS normal disemester 4. Sepertinya tidak lebih dari semester 8 saja sudah sangat bersyukur, hehe
IPK ku sudah tidak cumlaude sejak sem 2, hehe jauh panggang dari api, IPK 3,60 ? kamu bercanda ? wkwkw
Titik balik sebenarnya di mulai sejak pulang, nilaiku anjlok kan ya, SKS ku masih kurang banyak, ngulangnya berarti hanya bisa di sem 6 dan 8, untungnya ada satu mata kuliah yang bisa masuk di semester pendek  bisa mengurangi satu lagi mata kuliah (3 SKS). Sisanya maka harus berjuang di sem 5 agar IP ku cukup untuk bisa mengambil maksimal SKS (26 SKS). Dan alhamdulillah bisa, hehe IPK ku mulai merangkak naik dan aku bisa ambil waktu itu 25 SKS di sem 6, sampai PA (pembimbing akademik) ku agak menolak karena menurut beliau SKS tersebut terlalu banyak. Tapi dengan sedikit muka memelasku, akhirnya PA ku mau menyetujui, hehe matur nuwun Pak. Perjuangan belum berakhir saudara, SKS berjumlah 25 itu bikin pusing kepala, belum lagi jadi kabid organisasi, hehe itu juga belum selesai nyarutang SKS sebelumnya. Jadi semester 8 pun harus ambil satu matkul lagi agar bisa sidang (karena ini matkul wajib). Hehe maafkan saya pak Dosen , karena sering meminta nilai dan tidak sabaran. Dan IPK ku hanya cumlaude di sem 1 dan akhir sem 7, hehe dan setelah sidang skripsi, IPKku jd cumlaude. Benar juga kata kakak kelasku dulu, lumayan mirip dengan IPK sem 1. Intinya aku lulus dengan cumlaude karena yudisium agustus (periode terakhir agar cumlaude, hehe), alhamdulillah nyaris sekali.

Ya begitulah, rencana Alloh selalu sempurna dan lebih hebat dari rencana manusia. Jika kadang kamu merasa keadaanmu sedang terpuruk, sedang merasa rencanamu gagal, percaya saja rencana Alloh sedang berjalan buatmu, suatu saat kau kan mengerti kenapa sekarang kau diberikan kejadian kegagalan tau kejadian diluar rencanamu, percayalah. Nanti kau akan terpana dan mengatakan renacana Alloh keren sekali, hehe itu juga kalau kau tidak lupa dan akhirnya menutup hatimu, hati yang tertutup tidak kan lagi mampu besyukur.

Tetap percaya dan berusaha ya, hari ini aku senang, dua kebahagiaan sedang melanda hati, hhe aku punya ponakan baru yang cantik, dan pengumuman cpns aku berhasil lolos sampai tahap pemberkesan, semoga lancar sampai akhir ya, doakan,
Oke, itu sedikit kisahku, selamat tahun baru, hhe menurutku tidak ada salahnya berharap dan berdoa agar menjadi lebih baik di tahun baru, yang tidak boleh adalah lupa kalau tahun baru juga pengingat bahwa umurmu kian dewasa dan terus berkurang tahun demi tahun.

So, ganbatte kudasai, yaaaaa haaaaaa

Jakarta, 31 Desember 2018

Rabu, 19 Desember 2018

Wis Sudah


Hmm,
Perjalanan ini akhirnya berakhir, aku tidak lagi menjadi mahasiswa,
Aku wisuda,
Aku lulus,
24 November 2018 aku di wisuda, 30 Agustus 2018 aku (resmi) yudium dan dinyatakan lulus.
Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukungku.
Kau tau ?
Wisuda adalah momen yang sangat menyedihkan, hehe
Bagiku si, aku jadi ingat ayahku. Hehe aku senang, aku cumlaude, masku datang dan kakak baru, ibu, adik, teman2, memberikan selamat dan mendoakan.
Lalu aku ingat, ayahku sudah tak ada, hehe
Kenapa ayah ?
Hehe karena semua cerita hidupku sampai sekarang adalah tentang ayah.
Ngomong2 tentang kuliah, yang memilih guru memang aku, yang memilih fisika juga aku, pun juga dengan UNY, itu semua keputusanku. Tapi, itu semua saran ayahku, hehe
Ceritanya, waktu itu aku daftar SNMPTN, aku pilih UNNES  dan UNS. Ku pilih P.FIS dan teknik Fisika. Yogyakarta bukan pilihan, hehe karena di Yogya alumni SMA ku paling banyak, nggak pengin aja jadinya. Karena itu aku memilih UNNES dan UNS. Oke deh aku gagal. Hehe sedih nggak sih ? nggak kok, aku memang tidak berharap diterima. Sekolah ku bukan termasuk favorit dulu, yang ketrima SNMPTN hanya 9 apa ya angkatanku, dan di jurusan yang terbilang umum, nggak ekstrim misal guru fisika. Ada si, IJM MTK UNDIP, hehe dia emang keren, di rapor semesteran aja nilainya 100 (sempurna).
Ya intinya aku tidak diterima SNMPTN. Oke deh, aku pun curhat (cerita, sesama cowok, sama ayah).
Di ruang tengah itu aku disarankan di Yogya. Hehe aku bukan orang yang berpikir banyak atas pilihan orang tua, sepertinya semua saran ayahku tak pernah ku tolak, bukannya orang tuaku mengekang, tidak sama sekali, aku hanya lebih suka jika itu pilihan ortuku.
Hehe
Aku sejak kecil memang terkenal paling nurut, ku akui dan semua mengakuinya, aku tidak sebandel mamasku, hehe dan tidak secengeng adikku, aku yang paling datar, manut dan tidak neko2.  Tapi katanya banyak yang sungkan padaku, iya aku tidak sesupel adikku, dan tidak sebaik mamasku jadi mungkin tidak mudah bicara denganku jika perbanngannya dengan saudara2ku.
Oke deh, aku disarankan kuliah di Yogya, karena jurusan yg ku pilih fisika, oke deh UNY yg terbaik. Ku pilih itu. Pernah ditanya sama ibu, nggak pengin daftar dokter ? hehe ku jawab nggak sama sekali, jadi dokter menurutku sangat melelahkan, kerja tanpa libur siang dan malam, untuk orang pemalas sepertiku itu pekerjaan yang tak ku inginkan. Lagian kuliah dokter itu susah masuknya hehe, belum tentu aku juga bisa masuk seleksinya.
Intinya aku daftar dan alhamdulillah diterima.
Hehe dan sekarang aku sudah lulus, alhamdulillah.
Setelah ini, aku akan menggapai hidup yang baru, aku jadi anggota masyarakat yang sebenarnya dan bersaing dengan puluhan orang yang hebat, aku merasa bukan siapa2, greget sekali.
Iya, terima kasih
Hehe nggak jelas ya, sebenarnya aku ingin menulis sejak lama, sejak wisuda, tapi aku sedih mengingatnya hehe
Aku menyedihkan ya, iya, mungkin lebay, tapi rasanya sesak sekali, mimpi yang sangat kau inginkan pupus begitu saja bukan karena  tidak berusaha, tapi karena takdir yang aku tidak bisa mengubahnya itu benar2 sesak, hehe
Y begitulah, ayah, aku sudah lulus, aku melebihi capaianmu, aku akan menjadi guru, sesuatu yang tak mampu engkau raih, bukan karena kecerdasanmu, kau sangat cerdas,aku tau itu. Tapi keadaan memang, kau anak pertama dengan 6 adik yang harus bergantian dgmu. Aku mewujudkan apa yang kau cita2kan, aku akan jadi guru yang keren, aku janji ayah.

Yogya, 19 Desember 2018