Senin, 31 Desember 2018

rencana Alloh memang terbaik


Hmm,
Rencana Alloh memang selalu yang terbaik. Rencana manusia terlihat sempurna, tapi penuh cela dan sangan bersifat egois. iya egois, semua rencananya adalah untuk kepentingan dan kesenangan diri sendiri. Rencana manusia menekankan pada hasil apa yang akan diperoleh dengan tahapan - tahapan realisitis yang mungkin dan mudah dilalui. Rencana Alloh menekankan pada proses dan hasil, proses menjadi manusia yang bijak, hasil terbaik yang pantas di dapatkan sesuai kadar usahanya. 
Manusia juga harus berencana, hehe itu bentuk ikhtiarnya kita sebagai manusia.
Dalam waktu dekat ini aku merasakan rencana Alloh sangat hebat, hehe kebahagiaan datang bertubi - tubi, tanpa jeda, tanpa cela. keren sekali.
oke deh, ceritanya akan ku mulai dari masuk kuliah saja ya,
Seperti yang pernah ku ceritakan, aku tidak lolos SNMPTN kn ya, dan akhirnya aku daftar SBMPTN dan di terima di UNY dengan jurusan pendidikan fisika.
Saat OSPEK dulu, aku dkk pernah di suruh membuat rencana selama kuliah, atau lebih tepatnya apa si yang ingin ku capai selama kuliah sampai lulus. Waktu itu ku daftar ada sekitar 50 mimpi yang ingin ku wujudkan sampai selesai. 1,2,3, ...... dst. 
dari sekian itu akan ku ceritakan beberapa yang tidak terwujud, hehe
1.      Tidak ikut organisasi apapun
Hehe, aku tidak ingin ikut organisasi dan sudah memantapkan diri ketika masuk kuliah agar tidak ikut organisasi. Aku hanya ingin fokus pada hal akademik dan segera lulus lalu mencari pekerjaan yang layak sesuai dengan gelarku. Lalu negara api pun menyerang, hehe nggak2, tapi pak rektor yang menyerang. Bukan nyerang juga si, lebih tepatnya menyarankan (dulu yang kutangkap adalah memaksa hehe), karena aku adalah mahadiksi (mahasiswa bidik misi), maka aku punya semacam ikatan kontrak dengan UNY sebagai almamaterku, yaitu IPK min 3,00 dan ikut organisasi. Jadinya, aku ikut organisasi, dan pilihanku adalah Haska JMF (Rohis FMIPA UNY). Ini adalah mimpi tidak terwujud yang paling aku syukuri, hehe
Alhamdulillah bisa dipertemukan dengan orang – orang hebat, dengan sahabat2 yg kuat, dan orang2 tua (senior) yang sangat hangat. Semua cerita kuliahku berhubungan dengan Haska. Mungkin lain kali akan ku ceritakan tentang kisah hidupku disana, hehe intinya bahkan sampai tulisan ini dibuat, aku baru saja demisioner dari MPO Haska, kisah yang nano – nano sekali. Penuh warna dan penuh cerita. Haska, rumah yang hangat, hehe. Oke lanjut...
2.      Lulus 3,5 tahun
Iya, mimpi yang kedua tidak terwujud adalah lulus cepat, hehe ku akui ini lebih karena kemalasan saya. Padahal sudah acc judul sejak akhir tahun 2017, tapi akhirnya mandek sampai maret, nggak ngapa2in, hehe. Padahal kalau dikerjakan, bisa segera selesai, buktinya sejak SK pembimbing ku buat dan mulai bimbingan dari proposal sampai pada sidang hanya memerlukan waktu 4 bulanan. Pas baru tahu bisa secepat itu aku baru nyesel kenapa tidak dari dulu rajinnya, hehe. Tapi sebenarnya itu tidak semata karena kemalasanku si, tapi juga karena ada nilai yang belum keluar.  Kan aku acc skripsi buat sidang tgl 12, nilai ku baru keluar tgl 22 atau 23 ya, dan aku baru bisa sidang tgl 27 Juli, jika nilaiku keluar di tanggal 12, atau maksimal 15, mungkin aku bisa wisuda agustus, hehe. Yah, itu harga yang harus dibayar karena dulu pernah pergi ke Thailand waktu exchange. Blog ini dan tulisan pertamanya juga di tulis disana, hehe y itulah, hikmahnya banyak, blog ini jadi ada.
Bahkan wisuda november sebenarnya yg terbaik buatku, wisuda november membuatku bertahan di Jogja, aku yg di tahun 2018 masih ikut tutorial UNY bisa tetap aktif dan sedikit bertanggung jawab disana, lalu aku juga bisa ngeles dengan lebih mantep (ada tawaran ngajar di MTS sebenarnya, tapi aku fisika, bukan guru IPA, hehe takut nggak pas aja), dan yang tidak kalah mantep adalah aku bisa daftar seleksi CPNS, ini bener2 rencana Alloh keren banget. Suwer, yakin lah. CPNS akan dibahas dalam tulisan lebih lanjut ya kapan2.
3.      IPK 3,6
Targetku punya IPK 3,60 , hehe serius ini. Tapi kenyataan berbeda, haha
IPK tertinggiku di semester 1. Kata senior yang sudah lulus, biasanya IPK akhir akan tidak jauh berbeda dengan IPK sem 1, tapi melihat IP sem 2 sepertinya tidak mungkin, hehe suram sekali, apalagi ditambah IP sem 3, lebih suram, selain itu sem 4 aku pergi ke Thailand dan hanya mengambil 11 SKS dari sekitar 21 SKS normal disemester 4. Sepertinya tidak lebih dari semester 8 saja sudah sangat bersyukur, hehe
IPK ku sudah tidak cumlaude sejak sem 2, hehe jauh panggang dari api, IPK 3,60 ? kamu bercanda ? wkwkw
Titik balik sebenarnya di mulai sejak pulang, nilaiku anjlok kan ya, SKS ku masih kurang banyak, ngulangnya berarti hanya bisa di sem 6 dan 8, untungnya ada satu mata kuliah yang bisa masuk di semester pendek  bisa mengurangi satu lagi mata kuliah (3 SKS). Sisanya maka harus berjuang di sem 5 agar IP ku cukup untuk bisa mengambil maksimal SKS (26 SKS). Dan alhamdulillah bisa, hehe IPK ku mulai merangkak naik dan aku bisa ambil waktu itu 25 SKS di sem 6, sampai PA (pembimbing akademik) ku agak menolak karena menurut beliau SKS tersebut terlalu banyak. Tapi dengan sedikit muka memelasku, akhirnya PA ku mau menyetujui, hehe matur nuwun Pak. Perjuangan belum berakhir saudara, SKS berjumlah 25 itu bikin pusing kepala, belum lagi jadi kabid organisasi, hehe itu juga belum selesai nyarutang SKS sebelumnya. Jadi semester 8 pun harus ambil satu matkul lagi agar bisa sidang (karena ini matkul wajib). Hehe maafkan saya pak Dosen , karena sering meminta nilai dan tidak sabaran. Dan IPK ku hanya cumlaude di sem 1 dan akhir sem 7, hehe dan setelah sidang skripsi, IPKku jd cumlaude. Benar juga kata kakak kelasku dulu, lumayan mirip dengan IPK sem 1. Intinya aku lulus dengan cumlaude karena yudisium agustus (periode terakhir agar cumlaude, hehe), alhamdulillah nyaris sekali.

Ya begitulah, rencana Alloh selalu sempurna dan lebih hebat dari rencana manusia. Jika kadang kamu merasa keadaanmu sedang terpuruk, sedang merasa rencanamu gagal, percaya saja rencana Alloh sedang berjalan buatmu, suatu saat kau kan mengerti kenapa sekarang kau diberikan kejadian kegagalan tau kejadian diluar rencanamu, percayalah. Nanti kau akan terpana dan mengatakan renacana Alloh keren sekali, hehe itu juga kalau kau tidak lupa dan akhirnya menutup hatimu, hati yang tertutup tidak kan lagi mampu besyukur.

Tetap percaya dan berusaha ya, hari ini aku senang, dua kebahagiaan sedang melanda hati, hhe aku punya ponakan baru yang cantik, dan pengumuman cpns aku berhasil lolos sampai tahap pemberkesan, semoga lancar sampai akhir ya, doakan,
Oke, itu sedikit kisahku, selamat tahun baru, hhe menurutku tidak ada salahnya berharap dan berdoa agar menjadi lebih baik di tahun baru, yang tidak boleh adalah lupa kalau tahun baru juga pengingat bahwa umurmu kian dewasa dan terus berkurang tahun demi tahun.

So, ganbatte kudasai, yaaaaa haaaaaa

Jakarta, 31 Desember 2018

Rabu, 19 Desember 2018

Wis Sudah


Hmm,
Perjalanan ini akhirnya berakhir, aku tidak lagi menjadi mahasiswa,
Aku wisuda,
Aku lulus,
24 November 2018 aku di wisuda, 30 Agustus 2018 aku (resmi) yudium dan dinyatakan lulus.
Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukungku.
Kau tau ?
Wisuda adalah momen yang sangat menyedihkan, hehe
Bagiku si, aku jadi ingat ayahku. Hehe aku senang, aku cumlaude, masku datang dan kakak baru, ibu, adik, teman2, memberikan selamat dan mendoakan.
Lalu aku ingat, ayahku sudah tak ada, hehe
Kenapa ayah ?
Hehe karena semua cerita hidupku sampai sekarang adalah tentang ayah.
Ngomong2 tentang kuliah, yang memilih guru memang aku, yang memilih fisika juga aku, pun juga dengan UNY, itu semua keputusanku. Tapi, itu semua saran ayahku, hehe
Ceritanya, waktu itu aku daftar SNMPTN, aku pilih UNNES  dan UNS. Ku pilih P.FIS dan teknik Fisika. Yogyakarta bukan pilihan, hehe karena di Yogya alumni SMA ku paling banyak, nggak pengin aja jadinya. Karena itu aku memilih UNNES dan UNS. Oke deh aku gagal. Hehe sedih nggak sih ? nggak kok, aku memang tidak berharap diterima. Sekolah ku bukan termasuk favorit dulu, yang ketrima SNMPTN hanya 9 apa ya angkatanku, dan di jurusan yang terbilang umum, nggak ekstrim misal guru fisika. Ada si, IJM MTK UNDIP, hehe dia emang keren, di rapor semesteran aja nilainya 100 (sempurna).
Ya intinya aku tidak diterima SNMPTN. Oke deh, aku pun curhat (cerita, sesama cowok, sama ayah).
Di ruang tengah itu aku disarankan di Yogya. Hehe aku bukan orang yang berpikir banyak atas pilihan orang tua, sepertinya semua saran ayahku tak pernah ku tolak, bukannya orang tuaku mengekang, tidak sama sekali, aku hanya lebih suka jika itu pilihan ortuku.
Hehe
Aku sejak kecil memang terkenal paling nurut, ku akui dan semua mengakuinya, aku tidak sebandel mamasku, hehe dan tidak secengeng adikku, aku yang paling datar, manut dan tidak neko2.  Tapi katanya banyak yang sungkan padaku, iya aku tidak sesupel adikku, dan tidak sebaik mamasku jadi mungkin tidak mudah bicara denganku jika perbanngannya dengan saudara2ku.
Oke deh, aku disarankan kuliah di Yogya, karena jurusan yg ku pilih fisika, oke deh UNY yg terbaik. Ku pilih itu. Pernah ditanya sama ibu, nggak pengin daftar dokter ? hehe ku jawab nggak sama sekali, jadi dokter menurutku sangat melelahkan, kerja tanpa libur siang dan malam, untuk orang pemalas sepertiku itu pekerjaan yang tak ku inginkan. Lagian kuliah dokter itu susah masuknya hehe, belum tentu aku juga bisa masuk seleksinya.
Intinya aku daftar dan alhamdulillah diterima.
Hehe dan sekarang aku sudah lulus, alhamdulillah.
Setelah ini, aku akan menggapai hidup yang baru, aku jadi anggota masyarakat yang sebenarnya dan bersaing dengan puluhan orang yang hebat, aku merasa bukan siapa2, greget sekali.
Iya, terima kasih
Hehe nggak jelas ya, sebenarnya aku ingin menulis sejak lama, sejak wisuda, tapi aku sedih mengingatnya hehe
Aku menyedihkan ya, iya, mungkin lebay, tapi rasanya sesak sekali, mimpi yang sangat kau inginkan pupus begitu saja bukan karena  tidak berusaha, tapi karena takdir yang aku tidak bisa mengubahnya itu benar2 sesak, hehe
Y begitulah, ayah, aku sudah lulus, aku melebihi capaianmu, aku akan menjadi guru, sesuatu yang tak mampu engkau raih, bukan karena kecerdasanmu, kau sangat cerdas,aku tau itu. Tapi keadaan memang, kau anak pertama dengan 6 adik yang harus bergantian dgmu. Aku mewujudkan apa yang kau cita2kan, aku akan jadi guru yang keren, aku janji ayah.

Yogya, 19 Desember 2018

Jumat, 02 November 2018

Mba R



Hmm, 
Kemarin ceritanya nganter temen untuk tes seleksi CPNS di timur GOR Among Rogo, karena dari proses registrasi sampai ke tes nya membutuhkan waktu yang lama (mungkin dari regis sampai selesai tes lebih kurang 2 jam) maka saya bawa laptop buat temen nunggu temen yang lagi berjuang tuh (temen nunggu temen, hehe). Oke deh saya buka laptop dan mulai membuka file anime, hmm, mending nonton yang movie sj ya, biar pas gitu waktunya. Ku buka anime Bungo Stray D, hehe sebenarnya saya nggak terlalu suka anime model begini, maksudnya anime yang punya tokoh utama sok2an dan bikin temen2nya terluka dan kerepotan karena dia, kaya fate stay knight, ao no exorsist, kaya siapa lagi ya, hehe pokoknya yang tokoh utamanya plin – plan, labil, nggak jelas, punya kekuatan hebat tapi nggak sadar dan nggak bisa pake tu kekuatan, keluarnya pas temennya udah mati semua, haha btw saya nggak suka tokoh utamanya saja, bukan berarti saya nggak suka animenya, cuma nggak terlalu suka, hehe masih ada tokoh lain yang menarik, kaya Dazai di anime BSD. Oke deh, karena saya punya movie nya dan belum ku tonton, jadi ku tonton disitu aja sambil nunggu.
Lagi nonton, tiba2 seorang  mba2 datang menghampiriku. Eh bukan, dia lebih tertarik pada stop kontak di dekatku, hehe. Intinya dia mau ngecas Hpnya yang lg sekarat. Ketika dicoba, ternyata di stop kontak itu tidak ada elektron yang mengalir, sehingga arus pun tak ada, yang menyebabkan stop kontak tak ada listriknya, intinya mba tadi tidak bisa ngecas HP nya disitu. Menyadari hal itu, maka saya menawarkan untuk ngecas di laptopku saja pakai kabel data, oh, mba nya mau. Maka laptop ku tidurkan (sleep), agar tetap bisa ngecas dan saya menghargai dia. Masa dia ngecas, saya nonton anime, kan nggak lucu. Lalu cerita pun dimulai,...
Mba ini memperkenalkan namanya, dia mba R, aku juga memperkenalkan namaku. Mba R berasal dari Grobogan, Jateng. Masih muda, ku kira kita hampir sepantaran, ku taksir mungkin usianya sekitar 25 tahun (hehe aku nggak tanya lh ya). Orang kebanyakan, guru bahasa jawa di SMA, muslimah, pake kerudung soale hehe, tapi biasa saja, pake celana dan baju yang biasa saja seperti orang kebanyakan, cantik (relatif), agak kalem (kami lumayan sering saling diam), orangnya super baik (kesimpulan setelah mendengar banyak ceritanya).
Entah bagaimana cerita kami berawal, tapi mengalir dengan baik, enak diajak ngobrol (nyambung dg saya hehe). Ternyata Mba R adalah ibu dari seorang anak yang berumur 3 tahun dan istri dari suami yang keren. Suaminya jadi guru SD. Dua2nya masih belum PNS. Mba R sudah mengabdi di sekolahnya selama 7 tahun, mulai dari 2011 (berarti saya baru masuk SMA, beliau sudah ngajar), taksiran umur saya salah. Yang membuat saya salut pertama adalah dia seorang istri yang baik (suaminya jg mantap guys). Hmm, gaji nya sebagai guru 3x lipat dari gaji suaminya, maklum kan ya, SMA masuk dalam kewenangan Provinsi, jadi di sesuaikan dengan UMR provinsi, sedangkan guru SD tidak begitu. Gaji suaminya juga bisa diambil 3 bulan sekali saja. Yang bikin keren adalah semua gaji suaminya diserahkan ke istrinya tanpa sisa sedikitpun. Berarti suaminya sangat percaya dengan mba R ini sebagai istri. Kan ada yang suaminya mbagi2 uang, ada yg buat sendiri, ada yang buat istri, ini nggak, semuanya dilimpahkan ke mba R. Maka mba R dengan gaji yang lebih besar ini tidak menyombongkan gajinya, dia terima uang nafkah dari suaminya dan digunakan serta diaturnya untuk kebutuhan keluarga, katanya biar lebih berkah kalau uang nafkah suaminya untuk kebutuhan keluarga, gitu.  Maka keberkahan itu muncul nyata. Suatu ketika (tahun lalu), mba R punya info tentang rekruitmen guru Indonesia di LN, singkat cerita suami mba R ini daftar, dan setelah berbagai seleksi, diterima. Suami mba R ditempatkan di Malaysia. Ini yang bikin saya tersentuh, hehe jadi yang jauh disana (si Suami) mengirim uang gajinya lebih banyak ke rumah dibanding untuk kebutuhannya sendiri disana, karena dia adalah kepala keluarga dan memang kewajibannya mencari nafkah.  Saya bisa bilang suaminya ini sangat keren. Mba R lebih keren lagi, hehe uang suami yang di dapatkannya itu digunakan secukupnya untuk kebutuhan keluarga, padahal dia sendiri tahu dan dia bilang kalau menang banyak, hehe iya menang banyak, gaji suaminya punya bagian untuknya, belum gajinya sendiri yang 100% miliknya, nggak kaya punya suami yang masih ada bagian keluarga, tapi apa yang dia bilang pada saya, “gaji suami ada yang saya simpan, kalau nanti suami saya balik (guru SILN, sistem kontrak), kalau dia pengin beli apa2 atau pengin mewujudkan yang diinginkannya kan masih ada uangnya, masa dia udah kerja keras disana, udah banting tulang, tapi nggak merasakan hasil kerja kerasnya, saya kalau pengin apa2 tidak pakai uang suami, meski boleh, saya  pake uang sendiri”. Saya meleleh, hehe. Insting saya sebagai seorang lelaki, yang diinginkan oleh suaminya adalah mewujudkan keinginan (kebahagiaan) istri dan anaknya. Mereka pasangan yang mantap sekali.
 Oh iya, hari itu mba R Cuma mengantar temennya yang tes, dia sendiri sudah tes, dan gagal. Kelegawaannya benar2 tipe saya, hehe. Kan ada yang legawa tapi masih menyesalkan gitu ya, udah jauh2, nggak lolos, dll. Tapi dia ini, y udah, belum rejekinya, dan ketulusannya terpancar dg jelas, bahwa dia baik2 saja dan sangat menerima hasil itu. Selain itu di Jogja dia dibantu banyak orang, mulai dari muridnya yang kuliah di jogja dan teman gurunya (berarti terbukti dia bener2 orang baik). Kalau dipikir2 lagi, kenapa ya Alloh belum kasih tuh PNS buat rejekinya. Hmm, analisis saya sebagai manusia yang bodoh hanya sampai pada biar waktu untuk keluarga lebih banyak, selain itu suaminya jg daftar cpns, semoga suaminya yang diterima, jadi lebih berimbang gitu dari segi penghasilan, walaupun sekarang suaminya masih jd guru di LN, tapi kan suatu saat akan pulang, akan sangat bagus kalau PNS nya diterima.  Ku doakan mba.
Selain cerita tentang kehidupan keluarganya, kami juga bertukar pikiran sebagai sesama sarjana pendidikan. Ternyata kegelisahanku dirasakan juga olehnya, siswa SMA (dia guru SMA, aku jg calon guru SMA) terlalu padat jadwal pelajaran, hehe bayangpun dari jam 7 sampai jam 3 di sekolah,  dengan segudang pelajaran, belum lagi ekskur, dan kegiatan lain, kapan waktu istriahat dan bercengkrama sama ortunya ya, hehe kita sepemikiran banget, menurutku juga gitu. Guru si lebih mending ya, maksudnya dia kan hanya mikir pelajarannya dia (meski pusing di administrasi), satu materi bisa sama buat semua kelas di hari itu, lah kalau murid, jam pertama MTK, jam kedua Fisika, jam ketiga Kimia, sampai jam ketujuh, hehe meledak deh tuh kepala.  Lagi – lagi saya hanya bisa bilang dan nulis, belum bisa melakukan apa2. Yang saya usahakan bukan merubah sistemnya, mungkin saya tidak punya kuasa, dan biarkan orang2 diatas sana yang memikirkan sistem terbaik pendidikan di negeri ini, hehe saya pasif sekali ya, y biarin lah, maka yang bisa saya lakukan adalah menjadi guru terbaik, agar pelajaran yang saya berikan, menyenangkan bagi murid2 saya, tidak menjadi beban, dan tidak membuat muntah2 pada fisika. Itu saja cukup.
Hehe, dan akhirnya waktu juga yang mempertemukan dan memisahkan kita mba. Kau hebat sekali, kau benar2 tipeku, orang biasa kelihatannya, tapi sangat luar biasa. Jika ada satu lagi yg kaya kamu mba semoga Alloh sisakan satu untukku, hehe yah tentu saja aku harus jadi suami yang sebaik suami mba juga kan ya, biar istriku nanti juga beruntung. Selain itu pengabdian dan ketulusanmu sebagai guru patut diacungi jempol, mantap kali. Aku tidak berharap ketemu lagi hehe nanti aku iri pada suamimu, ku harap keluargamu sehat selalu mba, semoga suami juga segera pulang dan diangkat menjadi pns. Sayonara mba R, terima kasih atas cerita dan pengalaman yang kau bagikan, kau sangat keren...

Yogya, 2 November 2018


Kamis, 01 November 2018

Tentang Tidur


Hmm,
Tidur ya, hehe aku punya sedikit masalah tentang tidur. Saat aku akan tidur,  maka otakku akan mulai memikirkan   banyak hal dari yang penting tentang besok, tentang masa depan, dan tentang masa lalu , sampai hal yang benar2 tidak penting kaya menghayal kalau aku punya kekuatan khusus,  kalau aku bisa begini dan begitu. Lalu saat semua pikiran itu berterbangan di otakku maka aku akan mulai berpikir untuk tidak berpikir.  Lucu kan ya, untuk berpikir bahwa aku tidak berpikir kan sama saja dengan berpikir untuk tidak berpikir.  Dalam proses tidak berpikir itu maka aku akan tiba2 tertidur, hehe kelihatan sederhana ya, memang sederhana, tapi proses itu bagiku butuh waktu yang lama, bisa setengah jam, satu jam, dua jam, bahkan jika tidak berhasil maka dipastikan malam itu aku tidak tidur. Kadang kepikiran juga buat beli obat tidur, tapi kalau ku pikir – pikir lagi, masa untuk tidur saja harus pakai obat. Tidur kan siklus alami manusia. Kemungkinan yang salah adalah pola hidup yang buruk. Iya si, aku jarang sekali olah raga, makanan yang ku makan juga monoton, meski bervariasi jenisnya tapi tidak gizi di dalamnya. Karbohidrat, protein dan lemak hewani menjadi rutinitas, serat, sayuran, vitamin, jarang sekali masuk dalam tubuh ini, makanne tubuh ini mulai tidak stabil dan berontak.
Sebenarnya bukan masalah yang serius jika hanya terjadi sesekali. Aku sadar ketika SMA si, beberapa kali aku benar2 tidak bisa tidur, dan besoknya aku baik2 saja. Aku tidak punya riwayat tidur di kelas dan tubuhku tetap bugar. Sebenarnya begadang juga bukan hal yang baru bagiku. Secara resmi aku mulai debut rebana ketika aku masih kelas 5 SD. Ya walaupun waktu itu hanya jadi buntut saja, kami harus tampil full (jika tak ada pengajian) dari jam 8 malam – jam 1 pagi. Maklum rebana di desa. Setelah itu dulu kami pulang pergi jalan kaki, entah kenapa rasanya dulu senang2 saja, mungkin jalannya saja bisa sampai 5 Km, kadang kurang jg, tapi bukan lewat jalan raya, hehe lebih seringnya mendaki gunung lewati lembah. Tapi ketika pulang, jam 2, jam 3, terus tidur, jam set 5 bangun. Untung kalau libur, kadang juga tidak, di sekolah tidak pernah tertidur di kelas juga. Mungkin kalian bertanya, emang nggak dimarahi orang tua ? wkwkwk, orang tua jaman dulu percaya dengan orang yang dituakan (kalau direbana ya pemimpin rombongannya), jadi kami akan pulang dengan baik2 saja. Orang tua sekarang kebanyakan mengekang, bilangnya buat masa depan, tapi ya masa depan itu masih suram, lebih baik diajarkan untuk mencoba banyak hal, selagi itu baik.
Ya, itu masalah tidurku, sedikit menyebalkan si ketika melihat adikku yang nggletak langsung blabas tanpa pikir panjang, hehe tapi memang kemampuan orang beda2 bahkan hanya untuk tidur.
Kebahagiaan sempurna itu kalau bisa tidur dengan nyenyak. Hehe
Selamat tidur....

yogya, 1 Nov 2018

Senin, 08 Oktober 2018

ngajar di tempat les dan ngajar di sekolah

hmm,
Menjadi S.Pd berarti siap dengan konsekuensi untuk mengajar. Percuma kn ya, kalau dari Sarjana Pendidikan tapi malah jadi peternak misalnya, hehe bukan gengsi, tapi eman2 ilmunya.
oke deh, hari ini, saya nggak bisa tidur nyenyak (udah tepar dari maghrib, terus bangun), jadi mending nulis sesuatu, karena udah nggak nulis laprak,  jd nulis di blog aja.
pengalaman ngajar pertama adalah saat PPL (skrg PLT) semester 7, ngajar di sekolah gitu, jadi guru fisika. kebetulan waktu itu dapatnya di SMA N 1 Piyungan.
pertama ngajar adalah saya terlalu tergesa2. hehe
penginnya materi selesai segera, dan bebn mengajar terasa berat, belum masalah RPP, belum masalah penilaian, bagi orang pemalas seperti saya, ini sangat merepotkan. padahal ini kan baru latihan ya, tapi udah males duluan, kalau jadi guru gimana ? hehe itu kali  yang kamu pikirkan ya, padahal kalau udah jadi guru beneran kemungkinan hanya akan repot ditahun pertama, setelah itu pasti bisa menyesuaikan. manusia kan makhluk dengan adaptasi terbaik di muka bumi, pasti bisa.
intinya ngajar di sekolah itu ada patokannya, mesti direncanakan, ada media, penilaiannya tertib, dan menggunakan metode tertentu sesuai kurikulum.
lalu setelah PPL, aku ngajar di les2an. btw aku mulai ngeles sem 7, kenapa bukan sebelum2nya, mungkin karena masih males, hehe belum ingin punya pengalaman ngeles. padahal adikku udah ngele dari sem 3, hehe ya kita kan beda meski ngekosnya sama.
di tempat les, belajarnya lebih ke latihan soal si, karena harusnya materinya udah disampaikan oleh guru di sekolah, so tempat les hanya untuk memperdalam pengetahuan dan mengaplikasikannya, intinya gitu. tetapi seringkali juga tempat les adalah tempat pengganti sekolah, hehe banyak yang belum paham materi yang disampaikan pas di sekolah, lalu di bawa ke tempat les, alhasil jadi harus diterangkan dari awal, les biasanya privat, atau kadang grup kecil. karena merasa kita masih muda, murid lesnya kadang suka curhat dan cerita mimpi2nya ke kita. intinya ngeles itu lebih simpel, seringnya latihan soal, lebih dekat ke murid, metodenya bebas, dan waktunya lebih fleksibel.
iya, baik ngeles maupun di sekolah, sama2 ngajar, sama2 berbagi ilmu. jd diniatkan gitu, biar bahagia, soal gaji, hmm belum pernah dapat gaji ngajar di sekolah, tapi kalau ditempat les si pernah ada yg 30k per pertemuan, dan yang paling banyak yg pernah ku alami, 50k per pertemuan, lumayan buat nambah beli kuota, hehe
dan sekarang aku ngeles hampir tiap hari (6 kali seminggu) dengan bayaran minimal 35k, lumayan buat hidup di jogja, hehe
tapi ya, aku ingin segera pergi, merantau, biar dapat teman2 yg baru, dapat pengalaman2 yang baru, dapat lingkungan baru,
jd begitu,
selamat merantau, selamat belajar, selamat mengajar.
sampai bertemu,
doakan aku di terima di pantai utara ya, hehe
ma'assalam,


Yogya, 07 okt 2018

Jumat, 05 Oktober 2018

daftar PNS hehe

Hmm,
tadaima.....
aku pulang..
setelah lulus kuliah kerjaanku sekarang masih belum pasti, masih bolak balik jogja kebumen,
di jogja ngeles bocah2, ada yang fisika, ada yang matematika, bahkan anak SD, eh bahkan ada yang ibu2,
cari pengalaman sekaligus cari penghasilan, udah mulai malu kalau masih dikirimin uang, tapi tidak bisa menolak, kan malu sekali, suwer ini saya malu banget, ibuku kan sendirian, masa anaknya, laki2 lagi, malah diberi jatah.. ya walaupun nggak ada apa2nya dibanding jatah kalian2 si, mungkin bagi kalian itu uang permen doang, hehe tapi bagiku memalukan sekali di usiaku saat ini,
oke deh,
hari ini aku udah finalisasi pendaftaran PNS daerah provinsi Jateng,  tentunya buat guru fisika. aku ngambil di SMK N 4 Pekalongan. kenapa disana ? tentu saja karena aku tidak suka bersaing, hehe maksudnya bukan bersaing si, lebih ke berebut gitu. intinya aku pilih formasi yang paling sedikit peminatnya di Jateng. btw untuk formasi guru fisika hanya buka 9 formasi se Jateng. kebayang kan persaingannya. mungkin satu formasi bisa diperebutkan puluhan orang.
dan lagi aku ambil yang jalur cumlaude (jalur khusus), so mungkin persaingannya lebih dikit. jadi bagi kalian yang bilang cumlaude nggak penting dan cuma mengantarkan sampai surat lamaran aja, bener si, tapi akan jd nilai lebih. ibarat kamu milih beli bakwan, pasti lebih suka yang ada gratisan cabenya juga, bukan cuma bakwannya aja. jadi cumlaude itu penting sodara2, setidaknya dikasih slempang tuh pas wisuda, kalau di foto bareng ibu kan keren guys, hehe.
iya, intinya aku ingin mengenang hari ini, semoga teman2ku yang daftar PNS tahun ini juga lulus, aku juga...
semoga memang rizkinya disitu, dan setidaknya itu sesuai dengan keinginan ibuku, jadi memang layak diperjuangkan,
oke guys,
berjuanglah, jadilah pribadi yang kuat ya,
jangan menunggu diperjuangkan, hehe
kalau aku si, lebih milih yang mau berjuang dengan kesungguhan hatinya, hasilnya akan mengikuti, menjadi pribadi yang tangguh dan tak kenal menyerah..
bukan yang mudah menyerah, pasrah, lalu menyalahkan,
aku benci sekali dengan anak2 manja yang tidak pandai bersyukur dengan apa yang dimilikinya, seperti dunia tak pernah mencukupi, seperti keadaan tak pernah mendukung, seperti masalah tak pernah berhenti,
tapi, terserah si, kau berhak dengan kau, aku jg berhak dg aku,
sip, sampai jumpa,
semoga mimpimu terlaksana, tapi kau harus berjuang
aku juga...

Kebumen, 5 Okt 2018
dibawah langit yang gelap sekali

Minggu, 09 September 2018

Hibernasi

hmm,
seminggu ini aku hibernasi, tidak melakukan apa2 meski aku berpikir banyak hal...
pekerjaanku hanya tidur, makan, dan numpang ngekos ditempat adikku..
ini dimulai minggu lalu saat aku pindah kos, mungkin karena kelelahan dan cuaca memang tidak mendukung, aku tepar, hehe
aku mimisan waktu itu, tumben sekali
sepertinya aku benar2 harus tidur dan istirahat..
benar saja, dua hari setelah itu aku panas tinggi, tidak kuasa bergerak, perutku sakit, kepalaku pusing, tidak bisa tidur lelap, mengenaskan sekali. untung adikku  sudah pulang KKN, seperti bocah, hhe aku dibelikan makan dan minum obat. perlahan aku baikan, ku kira aku bisa lebih kuat, tapi y, namanya jg sakit.
saat sakit itu, yg ku lakukan adalah berpikir.
mungkin saat sakit memang tepat waktunya untuk memikirkan banyak hal dalam kondisi yang buruk sehingga apa yang dipikirkan lebih realistis, lebih berpikir akibat buruk apa yang terjadi.
yang paling sering ku pikirkan adalah, jika nanti aku merantau di tempat yang jauh saat ibuku sakit seperti yang ku alami sekarang, sepertinya aku tidak kuasa untuk berbuat banyak hal. hehe
sebenarnya ada lowongan di kalimantan utara untuk posisi guru fisika dengan fasilitas yang menggiurkan. dari segi persyaratan mungkin aku bisa masuk, sudah hampir mantap untuk mendaftar, tapi mau minta restu, hmm sepertinya itu tidak mungkin. pasti ibuku akan menjawab terserah padaku, menyebalkan sekali. tau apa yg dirasakan tapi berbeda apa yang diucapkan dan bodohnya kalau aku sampai bilang. kuurungkan niat itu.
oh, ternyata pendaftaran CPNS sudah dibuka, jika memang rizkiku disitu untuk dekat dengan ibuku, semoga berhasil kudapatkan. dan kali ini aku pasti akan meminta restu si, sudah pasti direstui. tinggal usaha dan kerja kerasku.
lalu yang kupikirkan lagi adalah saat wisuda nanti mungkin masku tak akan datang, hhe dia kan jauh di jakarta (bogor si, tp kerja di jkt).  kalau ku hitung2 saat november nanti berarti usia kehamilan kakak baruku sekitar 8 bulan, kayaknya gawat kalau diajak untuk ke jogja. jikapun ditinggal, kok aku yang nda tega, hehe istrinya mas kan udah jadi tanggung jawab masku, ku pikir biarlah dia menemani istrinya. yang penting saat ketemu lg nanti, aku diberi kado ponakan baru, haha dan semoga nama yang ku usulkan di acc (pdahal blm punya anak, tp udah usul nama aja).
lalu yang ku pikirkan ketika aku terkapar itu adalah aku ingin membuat perpus di desaku, hehe visioner kalau yang ini, kalau buku pribadi mungkin sudah ada 150an buku, tapi kebanyakan buku2 kecil yang mungkin kualitasnya tidak terlalu bagus (maklum, belinya biasanya yang diskonan di toko buku), terus buku2 semasa kuliah, ada komik2 bekas jg, dan beberapa buku best seller.
tapi mungkin itu langkah awal, insyaAlloh akan terwujud, mungkin 5 tahun lagi. menurutku satu ruangan sekolah di SD sebelah timpat tinggalku bisa ku usulkan untuk digunakan, masalah ijin, okelah, koneksiku lumayan banyak, dan jika untuk kemajuan desa sepertinya akan lebih mudah. selain perpus, aku juga ingin membuat les2an yang terjangkau (kalau bisa gratis) untuk masyarakat, tempatnya disitu juga, harapannya biar melek pendidikan. pokoknya yang ini udah mateng perencanaannya, tapi y itu, syaratnya aku mesti dapat kerja disekitar rumah.
hal yang lain yang ku pikirkan adalah sekolah lagi, dan tentunya ke Jepang. mimpi yang terasa semakin bisa ku raih, dua kakak kelasku, satu teman angkatanku sudah disana, berarti sebenarnya ada kesempatan. kau tau mimpiku yang satu ini agak berbahaya, hehe
beasiswa INPEX udah buka si, mungkin yang kurang adalah nilai TOEFLku, tp dl nya november, mungkin untuk mencapai skor minimal aku masih bisa, tp beasiswa itu untuk natural science, dan saya bingung apakah pendidikan fisika masuk itu atau bukan, ku cari di google tak ada jawaban dari yang sdh pernah dapat, mau tanya badannya, nggak ada alamat emailnya (telfon kantor y bejad, hehe). oke deh, mungkin harus fokus di CPNS dulu. tp mimpi ke jepang nggak akan pernah padam. jika tak dapat ini, mungkin 5 tahun lg kalau udah ngajar, bisa daftar teacher training.. harus kesana pokoknya, gimanapun jalan dan caranya. ini ambisius banget pokoknya.
hmm,
ternyata sakit itu memang membawa hikmah, y meski kadang hanya disesali.
tetap jaga kesehatan, tetap jaga mimpi,

Yogya, 09 Sep 2018

Minggu, 29 Juli 2018

impian

hmm,
aku ingin bercerita tentang sebuah impian...
sejak kapan aku bermimpi y mungkin sejak guru SD ku bertanya nanti saat aku besar hendak jadi apakah aku ?
dan mungkin sejak itu aku mengenal "impian",
perjalanan impianku ku mulai saat kelas 5 SD,
waktu itu aku berhasil jadi juara OSN MTK tingkat kecamatan Buayan, dan semenjak itu aku "diwajibkan" les di kelas 6 tiap pelajaran MTK (ini menyebalkan sekali karena pas jam olah ragaku yg menyenangkan)  dan les ditempat guru ku yang rumahnya cukup dekat denganku tiap malam.
disana kudapati foto seseorang disamping menara Eifel di Paris (dikasih tahu pak Guru). itu anaknya pak Guru yang katanya pas aku kecil dia sering menggendongku. aku sih tidak ingat, hehe.
impianku saat itu adalah pergi menyusulnya.
pergi ke Paris.
aku pun lulus SD, nilaiku bagus, Ibuku naik "panggung".
saat aku lulus SD lalu aku masuk SMP, aku mungkin sudah lupa mimpi masa SDku. mungkin karena ada sesuatu yg baru, yang belum pernah ku rasakan begitu hangat saat SD, hehe. iya, itu cinta.
impianku jd alay,ingin bersama seseorang selamanya lalu satu sekolah dengannya. beneran ini alay tingkat dewa. tapi terus terang, itu impianku waktu itu. sayangnya tidak terwujud, impian yang gagal, sayang sekali.  masa SMP y, pelajaran dan perkembangannya pesat sekali.
masa SMP pun berlalu, nilaiku bagus (jujur saja waktu itu aku tidak bersyukur, maafkan hambamu yang kufur nikmatMu), ibuku naik panggung. dia juga, hehe
aku pun melanjutkan ke SMA yang "dekat" dengan rumah. ibuku membolehkanku pergi kemana saja sesukaku si, tapi masa masuk SMA itu berat bagi keluargaku (SMP jg si). masku lulus SMA aku masuk SMA, aku tahu jg hutang bapakku puluhan juta. sakit memang tahu tanpa dikasih tahu. jadi aku menghibur diri dengan berkata pada diri sendiri "jika cahayamu tak begitu terang jangan berada diantara bintang, bahkan cahayamu tak akan kelihatan, jika cahayamu terlalu gelap jangan berada ditempat gelap, bahkan bayanganmu tak akan kelihatan". aku bukan pesimis, aku juga punya mimpi sekolah ditempat terbaik, hehe tapi waktu itu tidak memungkinkan.
impianku saat itu sempit sekali, ,aku ingin segera lulus dan kerja seperti masku.
sempit sekali.
aku "bersinar" di masa ini, aku cukup terkenal dengan title "Pradhana" yang mungkin selevel gengsinya dg ketua OSIS.  aku ikut berbagai lomba, aku jd perwakilan sekolah kemana2, yah meski juga banyak sekali masalah karena aku tidak cukup baik memimpin waktu itu. kalian hebat gengs. masih juga terselip kisah - kisah asmara, hubungan ikatan bukan pacaran, dan entah apa namanya itu. y itu masa SMA.
dan itu pun berlalu, aku lulus SMA, tidak mengulangi kesalahan yang sama, nilaiku bagus dan aku bersyukur. lagi2 ibuku yang naik panggung.
saat ternyata aku diterima di  Pendidikan Fisika UNY, aku sedih sekaligus bahagia. impianku gagal lagi kn y, aku masih akan merepotkan orang tuaku untuk waktu yang lama (4 thn).  tapi, mimpi masa laluku menyeruak kembali.
mimpiku saat masuk kuliah adalah pergi keluar negeri. tidak harus ke Paris di Prancis. kemanapun yang penting ke luar negeri. aku ingin membuktikan aku yang anak desa ini bisa ke luar negeri pas sekolah (dibiayai tentunya). kali ini mimpiku tidak sebatas itu, tentu aku ingin foto dengan keluargaku dengan selempang bertuliskan CUMLAUDE.
ditahun yang sama pada 2016 satu impianku terwujud sekaligus impian yang lain tak akan terwujud.
aku sudah pergi ke luar negeri.
didesa aku diceritakan, di sekolah aku dibanggakan. bahkan aku disuruh ngisi sebuah artikel mading SMA. mungkin karena pertama kali ada yg pertukaran pelajar, besok - besok pasti ada kesempatan untuk kalian adik2ku.
tapi juli 2016 satu impianku dipastikan takan terwujud, tak akan ada lagi sosokmu di sampingku dengan slempang CUMLAUDE Ayah.
dan empat tahun sudah berlalu,
kali ini aku juga sudah punya impian baru....
meneruskan mimpi - mimpi lama,
kata Arai pada Ikal, jika orang - orang seperti kita tidak punya mimpi, kita akan mati (maaf kalau salah redaksi).
mimpiku kini ada 3, untuk Ibuku (keluargaku), untuk seseorang disana, dan untukku sendiri.
dan mungkin 2 thun mendatang akan bercerita lagi,
mimpiku itu, bisakah ku wujudkan ?

Yogya, 27 Juli 2018

Minggu, 06 Mei 2018

di antara debu dan kenanganmu

di antara debu dan kenanganmu

andai saja waktu
bisa terulang kembali
aku mencoba tak melukai hatimu

andai saja engkau
mau sedikit mengerti
betapa waktu tak bisa menghapus dirimu

dan ku coba
untuk melupakanmu
melupakan semua yang engkau berikan
namun hanya
kepedihan yang kudapatkan
tak bisa ku mencoba tuk menghilangkan bayanganmu

maafkanlah
aku yang tak bisa membuatmu bahagia bersamaku
dan aku tersadar aku masih mencari dirimu
di antara debu dan kenanganmu

andai saja waktu
bisa kembali terulang
indahnya cinta yang dulu engkau berikan
semoga nanti
engkau kan dapatkan
yang lebih dariku dan bisa bahagiakan dirimu

Kebumen, 2011

Selasa, 24 April 2018

perpisahan

Perpisahan

mungkin kita, tak lagi bersama
mungkin semua, kini telah tiada
namun kisah ini masih tertanam
dalam lubuk hati yang paling dalam

perpisahan tak bisa ku elakkan
kebersamaan tak mampu terus bertahan
semua kenangan indah terukir dalam ingatan
bersama denganmu

hangat cinta yang dulu kau berikan
indah saat dulu kurasakan
kini hanya kenangan yang tersisa
kenangan indah yang takkan kulupakan

kebumen, 2011

lagu2 pilihan yang keren


ini lagu pilihan waktu lomba dulu

Irama Desa 
(karya lagu ditulis Iskandar dan syair oleh Mochtar Embut)

Nun dibalik gunung, dusun terkurung sunyi
Sukma merenung dengar senandung serunai
Sayup dendang menghimbau gita irama desaku
Insan hidup rukun memupuk cinta alam di desa
Nun dibalik gunung dengar senandung serunai

Lenggang Padi (ini pilihan guruku)
(karya Daljono)

padi berayun, berlenggang irama harapan
melambai - lambai , sepanjang masa
tugas berjanji, petani padi berlimpahan
lambang bahagia, nusa bangsa

embun dibatangmu, menghias wajamu
ratna membawa sejahtera
lengganglah padi, lengganglah irama bahagia
dikau harapan bangsa mulya

Belaian Sayang 
(karya Bing Slamet)

waktu hujan turun, rintik perlahan
bintang pun menyepi, awan menebal
ku timang si buyung, belaian sayang
anakku seorang, tidurlah tidur
ibu mendoa, ayah menjaga
agar kau kelak, jujur melangkah
jangan engkau lupa, 
tanah pusaka, tanah air kita
Indonesia

(maaf kalau ada salah penulisan lirik maupun nama penulis)
 seingatku lagu pilihannya ada satu lagi, tapi tidak diajarkan, dan aku lupa


tentang sebuah lagu

Malam Indah

malam indah bulan purnama
di kala ku terpesona
datanglah karib meminta diri
untuk pergi tunaikan bakti

meskipun berat menekan
rasa kata diucapkan
namun tuk mu jua kusampaikan
dengarkan petuah dan pesan

sungguh suci murni citamu
bak bunga belum layu
mekarlah hatimu, kembang sayapmu
jauh pandangan hidupmu

semoga dikau pergi tanpa halangan
dalam perjalanan
semoga dikau kembali beserta
bingkisan pemberi harapan

maaf, tapi aku lupa siapa pencipta lagunya, kalau tidak salah Syafii E ,menurutku lagu ini sangat indah, sesuai judulnya, malam indah.
lagu ini kubawakan saat lomba menyanyi, hehe , jangan salah, waktu kecil dulu suaraku bagus. lagu itu adalah salah satu lagu pilihan yang akhirnya kupilih sendiri (padahal guruku dulu memilihkan lagu lain).
jadi ceritanya, waktu itu aku kelas 5 SD. pada suatu jam pelajaran, aku dipanggil guru dan aku disuruh menyanyi lagu maju Indonesia karya C simanjuntak (ini lagu wajibnya) yang sudah diajarkan dikelas. okelah, tu dua tiga . . . .

Maju Indonesia

majapahit dimana, pusakamu jayasriwijaya dimana, semangatmu jayalama sudah tidurmu, tinggi sudah suryaterang sudah alammu, laut cahya sukabuang jiwa lamamu mancar jiwa barukobarkanlah semangat luhurmu kembali kembangkanlah sayapmu meninggisumbangkanlah tenaga kepada dunia tanda kamu Indonesiakobarkanlah semangat luhurmu kembali kembangkanlah sayapmu meninggisumbangkanlah tenaga kepada dunia tanda kamu Indonesia


dan akhirnya, bagaimanapun caranya dan entah bagaimana seleksinya, aku lolos jadi perwakilan SD ku  mengikuti lomba menyanyi. 
jangan salah, aku juara 2 tingkat kecamatan, hehe mengalahkan 30an konstentan lain, dan hanya kalah dari Dehara (aku masih ingat namanya ternyata, hehe)
tapi bukan itu inti ceritanya, wkwk
dua lagu diatas memiliki makna yang dalam dan arti yang luas
selain itu bisa dibilang lagu - lagu itu adalah lagu yang abadi, tak pernah lekang oleh waktu, cocok dinyanyikan baik dulu maupun kini.
bahkan sampai sekarang aku masih suka memainkannya, menyanyikannya.

lagu anak - anak yang sangat tenang dan berkesan.
diciptakan dengan ketulusan dari hati yang terdalam,
diciptakan bukan untuk ketenaran, kepopuleran, atau uang
sungguh, lagu2 itu yang benar2 lagu yang sebenarnya
aku takkan melupakannya, dan semoga suatu saat aku bisa mengajarkan generasi setelahku mengenal lagu - lagu yang dalam.
tentang sebuah lagu
tentang malam yang sangat indah.
tentang doa dan harapan

hmm,
tentang aku yang merindukan


(maaf jika ada kesalahan penulisan lirik lagu maupun pencipta)

Minggu, 22 April 2018

teman masa kecil

perjalan panjang yang melelahkan itu akan segera berakhir, itu pasti.dan semoga itu sebentar lagi.
hmm, rasanya 4 tahun ini begitu cepat, tapi ternyata kalau diingat - ingat, itu penuh cerita.
cerita yang nggak jelas, cerita yang menyenangkan, cerita yang menyedihkan, dan masih banyak cerita yang tidak terdefinisikan.
hey2, aku ingin cerita tentang masa kecilku...
kemarin aku mencari orang dari masa laluku, kenapa ya, mungkin aku kangen kali y...
kangen dengan masa - masa kecil yang lucu dan menggemaskan.
bisa dibilang dia adalah orang pertama yang kuanggap "cewek", hehe. aku lupa bagaimana aku bisa mengenalnya, karena kita tidak sekelas, dan jaman itu sepertinya tidak banyak adik kelasku yang ku kenal, y walaupun semua adik kelasku sepertinya mengenalku, hehe sombong.
namanya ...... .
aku kelas 6 waktu itu, dan dia kelas .... .
hari - hari yang menyenangkan, yang dilakukan hanya bermain denganmu. ya meski sebenarnya kita hanya saling mengejek dengan nama "khas" kita masing - masing. kau memanggilku bebek dan aku memanggilmu ..... . y namanya juga anak kecil. 
apakah sekarang kau masih mengingatku ?
sepertinya masih, karena aku pernah menghubungimu beberapa tahun yang lalu. dan sekarang aku dipanggil "mas" , oi2 lucu sekali. iya lah, dia kan bukan anak kecil lagi, dan memang aku lebih tua.
aku dulu selalu menantikanmu saat selesai TUC dan ujian, selalu keluar disaat terakhir karena aku yakin kau akan ada di dekat pintu (soalnya tempat ujianku dikelasmu). melihatmu dengan wajah yang selalu terlihat sebal itu menyenangkan, lalu aku mulai mengolok - olokmu, lalu kau membalasnya, dan seterusnya. 
dan akhirnya aku lulus SD. aku berpisah denganmu wkwkwk
entah kenapa ceritaku menyukai seseorang selalu sebelum lulus, hehe
aku lulus dengan nilai bagus kok.
percaya atau tidak, aku menantimu sampai kelas 9 SMP. meskipun ku akui aku tertarik dengan tetangga kelasku yang pinter, dan selalu jadi tetangga sampai SMA. tapi aku benar - benar menantimu, berharap agar kau satu SMP denganku. lalu doa itu terwujud. ciyeeeee... wkwkwk
beberapa kali aku melihatmu, tapi tak bisa menyapamu. sayangnya kita tidak pernah lagi saling mengolok - olok, mungkin karena aku orang yang "agak" terkenal waktu itu. sayangnya kita tidak pernah jalan pulang bersama, karena rumah kita tidak melewati jalan yang sama, dan sayangnya kita tidak bisa sedekat dulu, padahal aku sudah menanti selama 2 tahun untuk kembali bisa melihatmu.
lalu dia datang membawa arti cinta yang sebenarnya, hehe jadinya aku melupakanmu, bahkan aku tak tau lagi setelah kau lulus SMP, kau sekolah dimana. cerita tentangmu selesai.
sampai beberapa tahun yang lalu aku melihat namamu di twitter, di fb, dan di grup WA alumni SD.
kau sekarang sudah dewasa ya, semoga kau jadi orang yang berhasil.
sekian cerita saya, hehe, y dulu cuma suka - sukaan, namanya juga masih anak2, tapi menurutku kau sangat berkesan.
sampai bertemu lagi, teman masa kecilku.... wkwkwk

yogya, 21 april 2018

Minggu, 25 Maret 2018

teman baik

hmm,
hai, lama sekali tak menyapamu, hehe
terima kasih untuk kesetiaanmu menungguku (blog ini maksudnya), wkwkwk
hmm,
terima kasih untukmu (-mu yang lain) yang tetap menulis, aku suka membaca tulisanmu,, mungkin karena kita adalah teman, hehe dan aku memang suka membaca..
teman ya,
apakah mempunyai teman itu benar - benar bisa membuat bahagia ? mungkin iya, mungkin juga tidak.
seringkali aku merasa gagal menjadi teman yang baik, aku tidak pandai mencarikan solusi, aku juga tidak punya banyak uang. loh, uang.. hhe y uang memang bukan segalanya si, tp dengan uang, peluang membantu sesama menjadi lebih banyak.
jujur saja, aku masih sering melihatmu, lewat tulisanmu, karena memang kita jarang (lama sekali) tidak bertemu.
 sejujurnya, membaca tulisanmu itu membuatku sedih. kau adalah teman baik ku. salah satu yang istimewa, hehe dalam artian kau punya banyak andil dalam perjalanan cerita kehidupanku.
y begitulah, disaat kau terpuruk dan seperti tak tau harus bagaimana, aku sebagai teman, sangat ingin menghampirimu, berjalan mendekatimu dan mengatakan " semua masalah akan selesai kok, dibuat santai saja, yang penting ada usahanya" . tapi kakiku kaku, lidahku kelu, untuk sekedar menyapamu aku tak bisa, karena aku sama sekali tidak tau seberapa berat beban yang ada dipundakmu. mungkin bagiku biasa saja, karena memang aku tidak terlalu peduli dengan masalah, sebisa mungkin aku tidak ingin mencari masalah, tapi jika ada masalah akan ku selesaikan secepat yang ku bisa lakukan (kaya oreki) hhe, tapi aku kan bukan kau, dan kau bukan aku. kita berbeda sekaligus sama. aku tidak tau seberapa berat yang kau sedang pikirkan, aku juga tidak bisa membantu karena aku juga tidak tau apa yang kau pikirkan.
hmm,
 y bagaimanapun, hidup butuh teman.. untuk berbagi
 aku orang introvert, sepertimu. tapi bagian flegmatisku lebih banyak, sedangkan bagian melankolismu yang lebih banyak. bukan berarti aku tidak suka menikmati kesendirian, aku juga suka kesendirian, berpikir banyak hal dalam diam itu menyenangkan, tapi bukan berarti kau membatasi diri, aku hanya tidak suka menjadi terkenal, menjadi yang terdepan dan ter2- yang lain. itu merepotkan sekali. aku suka menjadi diriku yang biasa saja.
semangat ya, kamu teman yang baik, pasti ada yang bisa kamu lakukan, dan kamu tidak selemah itu..
semoga saat kita bertemu lagi, kamu tetap menjadi teman baik dan kamu baik2 saja.

Yogya, 25 Maret 2018