Kamis, 01 November 2018

Tentang Tidur


Hmm,
Tidur ya, hehe aku punya sedikit masalah tentang tidur. Saat aku akan tidur,  maka otakku akan mulai memikirkan   banyak hal dari yang penting tentang besok, tentang masa depan, dan tentang masa lalu , sampai hal yang benar2 tidak penting kaya menghayal kalau aku punya kekuatan khusus,  kalau aku bisa begini dan begitu. Lalu saat semua pikiran itu berterbangan di otakku maka aku akan mulai berpikir untuk tidak berpikir.  Lucu kan ya, untuk berpikir bahwa aku tidak berpikir kan sama saja dengan berpikir untuk tidak berpikir.  Dalam proses tidak berpikir itu maka aku akan tiba2 tertidur, hehe kelihatan sederhana ya, memang sederhana, tapi proses itu bagiku butuh waktu yang lama, bisa setengah jam, satu jam, dua jam, bahkan jika tidak berhasil maka dipastikan malam itu aku tidak tidur. Kadang kepikiran juga buat beli obat tidur, tapi kalau ku pikir – pikir lagi, masa untuk tidur saja harus pakai obat. Tidur kan siklus alami manusia. Kemungkinan yang salah adalah pola hidup yang buruk. Iya si, aku jarang sekali olah raga, makanan yang ku makan juga monoton, meski bervariasi jenisnya tapi tidak gizi di dalamnya. Karbohidrat, protein dan lemak hewani menjadi rutinitas, serat, sayuran, vitamin, jarang sekali masuk dalam tubuh ini, makanne tubuh ini mulai tidak stabil dan berontak.
Sebenarnya bukan masalah yang serius jika hanya terjadi sesekali. Aku sadar ketika SMA si, beberapa kali aku benar2 tidak bisa tidur, dan besoknya aku baik2 saja. Aku tidak punya riwayat tidur di kelas dan tubuhku tetap bugar. Sebenarnya begadang juga bukan hal yang baru bagiku. Secara resmi aku mulai debut rebana ketika aku masih kelas 5 SD. Ya walaupun waktu itu hanya jadi buntut saja, kami harus tampil full (jika tak ada pengajian) dari jam 8 malam – jam 1 pagi. Maklum rebana di desa. Setelah itu dulu kami pulang pergi jalan kaki, entah kenapa rasanya dulu senang2 saja, mungkin jalannya saja bisa sampai 5 Km, kadang kurang jg, tapi bukan lewat jalan raya, hehe lebih seringnya mendaki gunung lewati lembah. Tapi ketika pulang, jam 2, jam 3, terus tidur, jam set 5 bangun. Untung kalau libur, kadang juga tidak, di sekolah tidak pernah tertidur di kelas juga. Mungkin kalian bertanya, emang nggak dimarahi orang tua ? wkwkwk, orang tua jaman dulu percaya dengan orang yang dituakan (kalau direbana ya pemimpin rombongannya), jadi kami akan pulang dengan baik2 saja. Orang tua sekarang kebanyakan mengekang, bilangnya buat masa depan, tapi ya masa depan itu masih suram, lebih baik diajarkan untuk mencoba banyak hal, selagi itu baik.
Ya, itu masalah tidurku, sedikit menyebalkan si ketika melihat adikku yang nggletak langsung blabas tanpa pikir panjang, hehe tapi memang kemampuan orang beda2 bahkan hanya untuk tidur.
Kebahagiaan sempurna itu kalau bisa tidur dengan nyenyak. Hehe
Selamat tidur....

yogya, 1 Nov 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar