Hmm,
Hai,
Hampir
jam dua pagi, dan aku belum tidur,
Aku
kepikiran banyak hal,
Hari
ini aku dan dia salah paham,
Lebih
tepatnya hari kemarin.
Padahal
itu kesempatan langka, untuk bisa vc, hehe sayang sekali,
Sejujurnya
aku kaget, ketika dia bilang ya sudah tidak jd jg gpp, padahal itu belum
melewati waktu janjian kita, tapi dia sudah memutuskan tidak jadi, ternyata
salah paham, dan itu salahku,
Haruse
aku tunggu sampai batas waktunya, seperti biasanya. Iya, mungkin aku ingin
mengingatkan dia, agar tidak lupa dan meninggalkanku lagi, tapi aku salah
menggunakan kata2, setelah dijelaskan dan luruskan, moodnya tidak bisa kembali,
Dan
ketika aku tidak tau apa yang harus dilakukan, dia hanya ngirim gambar kucing dan tembok yang aku
tidak tau apa maksudnya, disitu aku bingung, sayang sekali. Apakah aku just do it harus
vc, nelfon ? atau just do nothing ? diam saja, aku tidak tau, lalu dia cerita tentang dia dan
teman2nya, maaf aku memang tidak tau, dan malah nambah masalah saja.
Mungkin
besok lagi, aku akan menunggunya saja, jika dia ingin telfon atau vc, dan biar
dia yang menentukan kapan waktunya, agar aku yang mengikuti, sepertinya aku
lebih selo, mungkin.
Atau
aku lebih memprioritaskan dia, hehe aku juga tidak tau, sebenarnya aku baginya
seprioritas apa. Apakah aku lebih penting dari kegiatan lain ? atau
menyelesaikan kegiatan lain dulu baru denganku, kayane kalau kegiatan kuliah,
keluarga, aku tidak masalah, pun jika tidak ada janji denganku, hehe entahlah,
mungkin aku berlebihan. Mungkin perasaanku saja.
Iya,
aku cukup kaget, karena dengan rasa sukanya padaku, aku seperti masih belum
jadi prioritas baginya, kaya masih ada banyak kegiatan lain yang bisa
mengalihkan dia dariku. Padahal waktu itu kita sedang wa nan misalnya, atau mau
telfon, atau ada janjian. Entahlah, sepertinya aku merasa mungkin aku tidak se spesial
itu baginya. sepertinya beberapa kali dia menunda pas mau telfon, kayane ada yang tidak jadi juga. Sementara ini mungkin tidak p2, tapi apakah aku akan terus jadi
biasa saja ? hehe dinomorduakan ? hehe
Hal
yang membuat dia cemburu ku hindari, cerita tentang cewek yang mendekat, dll, aku tidak menceritakannya lagi, atau jika ada yang aneh, akan ku konsultasikan dengan dia.
cerita masa lalu juga ku buka kembali, luka2 lama itu juga ku ceritakan
kembali, untuk membuatnya tau masa laluku dengan orang lain saat tidak
bersamanya, aku ingin dia tidak apa2 lagi dengan masa laluku, tidak sedih lagi,
tidak menceritakan aku dan orang lain itu dg menyakitkan lagi, aku juga ingin
dia memeluk masa laluku, hehe atau jika memang tidak bisa, tidak p2, tapi
jangan ungkit lagi. Karena itu sakit sekali.
Kadang
aku bertanya2 juga, padahal dia tau aku tidak suka dia ngetwit tentang boyband, atau wajah cowok atau yang sejenis itu, tapi kenapa masih saja, apa aku tidak sesensitif dia ?, iya mungkin, apa dia tidak berpikir bahwa aku mungkin
cemburu ? kadang aku sedih, kaya dia mencari celah untuk ngetwit itu, mencari
celah yang mungkin aku tidak cemburu, kenapa harus mencari celah ? padahal
sudah tau aku tidak suka. Bukankah jika aku adalah prioritas dia memilih
menghindarinya ?
Aku
ingin bisa memeluk masa lalunya jg, bisa menerima kalau dulu dia bucin dengan
boyband dll, iya, tidak p2, aku tidak ingin mengungkitnya, masa lalunya akan ku
terima dan peluk dengan lembut, dan tidak perlu diceritakan padaku, tidak p2,
hehe aku cukup tau, dan karena itu di masa lalu, tidak p2, sudah berlalu dan
biarkan jadi masa lalu.
tapi
mungkin masih ada sisa2 yang terbawa dan masih dia ceritakan di masa ini, meski
cerita itu tentang masa lalu, tentang dia sangat mengenal tokoh boyband, dia
dulu gmna, lalu bagaimana, tentang dia yang sebel pas ke karaoke dan namanya
tidak sesuai, dia ingin menyanyikan lagu band yang dia suka, dan dia sebel
karena namanya salah, dia sebel kenapa ya ?, iya, menurutku karena dia ngefans, dan saat
yang dia kagumi tidak sesuai namanya, dia jadi sebel. Mungkin begitu.. itu juga cerita masa lalu,
hehe tapi karena dia ceritakan di masa kini, aku jadi cemburu. Rasanya begitu..
entahlah, sepertinya aku semakin tidak suka, kenapa ya, mungkin karena beberapa
kali dia teralihkan dariku karena melihat itu,
Entahlah,
dia lebih tau yang dia rasakan
Berlebihan
ya? mungkin iya,
Aku
tidak membuka twiter sejak itu sampai kemarin, karena bertanya2 dia kenapa,
tidak seperti biasanya, aku jadi khawatir, jadi semua sosmednya yang aku tau dan dia sering pake, ku hubungi. Berarti
baru seminggu aku tidak buka twiter. Setelah dia membalas, aku tidak buka lagi,
apakah twitku di balas atau tidak, aku tidak tau.
Entah
sampai kapan aku juga tidak tau, sampai dia ngabari udah tidak korea2nan atau
jejepangan lagi ? mungkin aja hehe mungkin yang aku tidak suka adalah dia
ngefans boyband, sepertinya, nonton, dengerin lagu, tidak masalah, pun jika dulu dia ngefans, tidak perlu diceritakan lagi, kalau sekarang ngefans,
apalagi bucin boyband, mungkin tidak akan pernah cocok denganku sebagai
pasangan.
Atau aku akan membuka twiter sampai aku tidak cemburu pasanganku cerita tentang itu,
atau sampai dia bilang, kita g bisa lanjut lagi.
Jangan2
doa yang kedua mulai terkabul, hmm aku juga tidak tau, aku takut itu terjadi,
tapi memaksakan ketidakcocokan sepertinya lebih menyakitkan lagi.
Aku
tidak tau si, apakah dia menyukaiku karena merasa cocok, atau sementara ini
hanya aku yang didekatnya. Semoga karena dia merasa cocok, karena jika tidak,
kapan saja dia akan pergi, lebih buruknya kita tidak bisa saling membahagiakan.
Hmm,
Aku
masih menyukai dia, bahkan dengan banyak masalah yang kita lalui, kita masih
bertahan, dan masalah2 itu belum selesai, semoga kita masih bisa bertahan dan
saling mencocokan diri,
Maafkan
aku yang egois, dan tidak jadi pasangan yang baik buatmu, aku ingin menjadi
lebih baik, dan belajar dari kesalahan2 yang membuatmu sedih,
akn ku usahakan sebisa yang dapat kulakukan,
Kendal,
21 Juli 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar