Hmm,
Hai
Aku ingin bercerita tentang hariku hari ini,
Aku bangun sedikit terlambat, karena tadi malam
lembur, yang pertama menemani dia, karena dia ingin ditemani, yang kedua membuat PPT untuk rapat dinas
hari ini. Banyak juga yang harus disiapkan
Beberapa waktu ini pagi sangat dingin, berkisar 17 –
18 derajat celcius, bagiku cukup menyiksa. Sudah sedia tol*k angin, karena
mungkin aku cukup mudah sakit karena cuaca. Agar tidak terkapar saat genting
begini.
Pagi hari aku berangkat seperti biasa, seharusnya
memang WFH, tetapi karena memang ketentuan WFH itu, jika ada keperluan penting
sekolah maka wajib berangkat. Maka guru2 yang tidak sakit berangkat.
Sampai sekolah, Aku langsung menyelesaikan SK (surat keputusan) pembagian tugas, mengedit PPT lg, dan menyiapkan tempat untuk rapat.
Dia sepertinya butuh
bantuan, di sela itu aku mencoba untuk membantunya. Maaf ternyata aku tidak
bisa membantu sama sekali.
Rapat yang awalnya direncanakan jam 8, mundur jam set
9 karena suatu hal.
Dan hari ini pun dimulai.. lebih tepatnya
petualanganku baru saja dimulai
Hari ini tidak seperti biasanya, aku tidak duduk
dibarisan belakang bersama teman2 lainnya.
Iya, aku di depan, tepat di samping Kepala Sekolah,
disitu, di lihat semua orang, dan apa yang ku katakan nanti akan didengar dan
menentukan nasib semua orang di ruangan itu satu tahun ke depan. Ngga cuma diruangan
itu si, hhe karena banyak yang ijin
sakit.
Sekarang, mulai detik itu aku resmi menjadi waka
kurikulum. secara jabatan, aku orang
nomor dua di sekolah, dibawah langsung Kepala Sekolah
Terdengar keren ?
Mungkin iya, bagi yang melihat memang keren. Jadi wakakur
di usia semuda itu, bukan karena tidak ada orang lain, yang berpengalaman lebih
banyak, yang lebih senior sangat banyak, tapi karena Kepala Sekolah yang
memilih dan meminta langsung. Keren kan ? wkwk
Coba Tanya perasaanku hehe
Yang aku rasakan adalah sedih. Wkwk rebahanku akan
berkurang drastis wkwk bercanda, tapi serius aku bilang begitu. Mungkin beban
itu berat sekali. Hari ini, aku menentukan tugas utama dan tambahan semua warga
sekolah untuk satu tahun pelajaran besok. Apa yang akan mereka kerjakan, mapel apa yang
mereka ajarkan, jadi Pembina ekstra, OSIS, pramuka, jadi wali kelas, jadi staff
apa, pembagian kerja TU, dll.
Semua itu ku coba untuk membuat seadilnya, agar PNS yang punya jabatan, jamnya di kurangi, mengingat beban mereka. Agar sesama GTT (guru tidak tetap) memiliki porsi mengajar yang relatif sama, tidak saling iri. Pun dengan jabatan tambahan seperti pembina2 ekstra atau wali kelas. Agar staff TU punya beban yang sama dalam menangani Tata Usaha, baik sekolah, siswa, rumah tangga, asset, dll. Agar petugas kebersihan tau ruangan mana saja yang akan mereka bersihkan dan tidak saling lempar tanggung jawab membersihkan ruangan yang mana dan lain sebagainya. Sedih sekali membaca wa seseorang yang bilang, intinya “aku diganti karena aku ngga bagus ya di posisi itu”, meski bukan ditujukan langsung padaku, tapi aku tau dan saat itu aku merasa, wah beban ini berat sekali. Apa aku sanggup mengatasi hal2 begitu ya, wkwk
Malam ini aku lembur untuk membuat jadwal pelajaran
untuk digunakan guru dan siswa untuk satu tahun ke depan. Rasanya pikiranku
lelah sekali. Mungkin tenagaku sudah terkuras habis, padahal ini baru mulai,
baru selangkah. Saat membuat tugas dan jadwal ini, tanganku tremor, entah
karena deg2an, atau sedih, rasanya bergejolak, gemetar, dingin dan mual. Mungkin
malam ini tidak akan selesai, wkwk masih ada yang tabrakan, ternyata sulit
juga, mapelnya g tabrakan, gurunya yang tabrakan, karena satu guru ada yang
mengajar dua mapel, bahkan karena keadaan, ada yang tiga. Wkwk belum lagi sudah
ada yang request, aku jangan hari pertama ya, mapel jurusan di hari yang sama ya,
wkwk sedih
Tapi besok juga, ada rapat lagi untuk persiapan MPLS
(jaman dulu namanya MOS). Sejujurnya aku agak kaget ketika Kepala Sekolah
meminta untuk berkoordinasi dengan waka kesiswaan untuk membuat Tim MPLS, ku
pikir saat rapat manajemen senin kemarin, aku hanya terima beres, maksudnya
tahun lalu memang aku yang mengonsep acaranya. Jadi ku pikir yang sekarang aku
hanya, “ini loh tahun lalu, berkas2 dokumen, video, presensi dll ku serahkan ya”,
lalu aku hanya menunggu nanti kurikulum dapat materi apa, lalu ku siapkan
bagian itu saja. Ternyata tidak semudah itu bosku… wkwk ternyata aku harus
terlibat langsung, hhe tapi baiklah. Harus ku lakukan. Wkwk fyuhhhhhhh
Apakah aku bisa ?
Tidak ada pilihan lain hehe benar2 tidak ada,
Aku harus memilih aku harus bisa dan aku harus
belajar untuk bisa bagaimanapun caranya.
Apakah aku kuat ?
Aku tidak tau, tapi aku harus dan wajib kuat,
keputusanku hari ini, dan nanti2 akan menjadi patokan kegiatan sekolah. Memang masih
ada kepala sekolah, yang bertanggung jawab sepenuhnya, tapi secara teknis, aku
lah yang harus bertanggung jawab memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan lancar.
Tertekan ?
Wkwk jangan ditanya lagi, jika apa yang kulakukan,
kuputuskan, hanya berakibat pada diriku sendiri, mungkin aku tidak p2, mungkin
sedih, tapi mungkin tidak terbebani. Kalau sekarang, wkwk aku tidak tau
sekarang aku salah atau benar, itu saja sudah membuatku merasa deg2an, khawatir
ada yang tidak berkenan dengan tugas mengajarnya, atau tugas tambahan sebagai Pembina
ekstra dll. Wkwk sangat terbebani.
Aku mungkin tidak ingin dimaklumi, seperti jika aku
membuat kesalahan kemudian ada yang bilang, maklum masih muda, atau masih belum
berpengalaman, dan yang semacam itu. Mungkin aku tidak ingin beralasan begitu,
y itu memang faktanya, tapi itu bukan alasan untuk membela diri. Jika aku salah
y salahkan aja, nasihati aku secara personal, terus baiknya gimana, atau jika
mau menyalahkan saja juga tidak p2 si, karena solusi itu memang urusanku jika
terjadi kesalahan.
Hmm,
Dunia kerja kadang kejam sekali, wkwk tidak bisa
melakukan semaunya, tidak bisa melarikan diri. Jika sudah ditugaskan sesuatu ya
harus dan wajib siap apapun keadaannya. Y memang kalau mendapat pekerjaan juga
disertai mendapat konsekuensinya. Wkwk fyuhhhh
Hehe mungkin itu aja yang ingin ku ceritakan hari
ini, karena dia mungkin lagi tidak dalam keadaan baik, jadi aku aku bercerita
padamu saja. Semoga nanti2 dia bisa lebih baik setelah ujiannya selesai. Tapi kalau
tidak mungkin tidak p2, hhe soal itu, mungkin akan ku ceritakan besok.
Semoga aku kuat, bisa segera terbiasa dengan tekanan
besar ini. Semoga bisa berjalan dengan baik, dan meski tidak sempurna, semoga
setidaknya berjalan lancar.
Hmm, semangat2 aku, aku pasti bisa, yang kuat ya, aku
Kendal, 07 Juli 2021


Tidak ada komentar:
Posting Komentar