Hmm,
Mulai kamis
kemarin, aku sudah mulai ngajar,
Ternyata
mengajar saat menjadi guru itu tidak lebih sulit dibandingkan dengan mengajar
saat PPL, entahlah, rasanya aku
menikmatinya. Tidak bisa dibilang sangat menyenangkan, tapi tidak buruk juga,
hehe setidaknya yang ku hadapi itu manusia, tidak, yang ku hadapi itu bocah,
hehe sehebat2nya mereka, mereka takan lebih tua dariku. Sayangnya aku mengajar
di kelas teknik pengelasan, yang isinya cowok semua, hehe sama sekali nggak ada
manis2nya wkwkwk, coba di perikanan, atau listrik, masih mending ada ceweknya,
meski sedikit juga, yah, namanya juga smk, dan lagi jurusannya memang
kecowok2an.
Benar juga,
yang tidak menyenangkan dari guru memang administrasinya, guru2 sebelumku tidak
rapi administrasinya, bahkan silabusnya nggak jelas (untungnya ada), jadi
melanjutkan materi terasa sulit dan menyebalkan, karena memang bukan buatanku,
dan tidak bisa diubah2 seenaknya saat di tengah semester begini. Alhasil aku
harus membuat RPP yang berpedoman pada silabus yang sudah ada, hmm, mendokse
naaaaa.....
Hmm, bu
kepsek rapat dimulai hari ini di semarang sampai 2 hari ke depan, untuk apa ?
yups, untuk membicarakan kejelasan kami2 yang tidak dapat jam mengajar. Mendata
sekolah yang kelebihan guru dan juga yang kekurangan guru. Entahlah, hehe
sebaiknya segera si, hehe agar tidak terlalu nyaman disini. Semoga saja
dipantai selatan, sejujurnya aku berharap purworejo, hehe tidak terlalu jauh
dari kebumen, tapi tidak terlalu dekat juga, kalau bisa lagi yang jalur
selatan, hehe ngarep boleh lh ya.
Sendirian,
hehe aku masih sendirian, lagi2 aku dikirimi nomor cewek oleh ibuku, hehe dan
untuk kali ini aku cukup kenal dia, adik tingkatku, aku malah ngefans sama
kakaknya dia, hehe kakaknya itu satu tingkat diatasku, dia idaman banget lh,
udah nikah kalau sekarang, iya lah, orang sebaik dia siapa juga yang nggak mau,
hmm, adiknya, entahlah, aku, meski tahu, tapi tidak mengenalnya dengan baik. Kakaknya
aku kenal baik, karena pernah satu organisasi. Kalau dia sebaik kakaknya,
mungkin tidak akan ku pikirkan lagi, hehe langsung aja sikat. Yah, jodoh mah
akan dapet nanti, targetku 25, sementara ini, sepertinya masih akan sesuai target.
Ngomong2 soal perasaan, aku juga bingung sendiri, aku jadi tidak tahu,
sebenarnya aku ini suka dan cinta pada seseorang nggak si sekarang, kalau
dibilang suka, nggak ada usaha buat
deket, kalau dibilang nggak suka, dia kebayang2 gitu, entahlah, nggak paham
juga.
Kelaparan,
wkwk aku hari ini kelaparan, ternyata kemarin aku tidak makan nasi, dan malam
ini hujan, mager sekali, mau pesan gofood, hmm, ada si, tapi hujan, kadang saya
kasihan dengan mas2 gojek kalau order pas hujan2, hehe kan mereka dapat uang
jg, y kasihan aja, hehe aku juga sering, bahkan tiap kali order gitu selalu tak
kasih lebih (kalau nggak pas si, 10rb atau 15rb). Kasihan juga kadang2, masa
nganter gitu Cuma dibayar 7rb, tak kasih lh 10rb, atau malah yang gratis misal pake
ovo, meski ini yg order bukan aku tp buat nganterin aku, tetep tak kasih 5rb
atau 10rb, y kasihan lah, meski penghasilan mereka gede (mungkin setara gajiku
tanpa tunjangan) , tapi y, mereka dijalan boy, panasan, kerja kalau nggak dari
pagi sampe malam nggak dapat banyak, belum hujan, belum di cancle, belum ini
belum itu, aku mah enak kerjanya di kelas, haus tinggal ambil, dispenser ada,
kopi, teh ada, internet cepat tanpa batas, y kadang saya heran aja kalau ada sarjana yang
jadi gojek, bukan saya merendahkan dan juga menyalahkan, tapi gojek itu harusnya
lebih diperuntukan buat orang2 yg kurang beruntung, orang2 yang nggak makan
bangku kuliah.
Oh iya,
aku belum cerita sekolahku ya, baiklah2. SMKN 4 Pekalongan, sekolah yang
relatif baru, terdiri dari jurusan listrik, pengelasan, dan perikanan. Karena masih
relatif baru, inputnya juga masih lumayan menengah ke bawah, kalau kalian tahu
suzuran, nah ada guru yang bilang kaya suzuran, hehe anaknya memang nakal si,
tapi yang aku salut mereka sopan, jika dibandingkan dengan SMA pas aku PPL,
mending ini, meski mereka tidak lebih pintar, mereka tahu sopan santun, aku
hargai. Mungkin karena masih iklim pedesaan juga. Sekolahku berdiri di atas
lahan bekas kuburan cina, sampe sekarang dibelakang sekolah juga masih kuburan
yang banyak, wangi juga, hehe dulu katane sering ada yang lihat penampakan, ada
yang kerasukan juga, hehe tapi sekarang sudah relatif aman. Sekolah menghadap
ke selatan, disisi barat ada taman, kaya taman kota gitu lah, lumayan juga
kalau pengin santai, sayange belum ada wifi. Disisi timur perumahan warga dan
sungai, sisi utara y itu tadi, makam, dan di selatan ada jalan, hehe kosanku
dekat, 10 menit paling, lumayan juga, kamar 4 x 3 kayane, km dalam, listrik
pulsa, sampai hari ini aku hanya mengabiskan sekita 3.sekian (aku nggak tau
artinya, tapi ini irit), bahkan bensin sejak kedatangan ku kemari (tgl 1), aku
baru ngisi sekali pas jumatan kemarin, hemat banget dan makan, y begitulah, aku
males, jadi aku hanya makan sehari sekali atau dua kali, memang jahat aku ini
pada tubuh, dan harganya murah juga, jadi sehari paling hanya 20k (seringnya
nggak sampai), tapi dari awal april sampai hari ini pengeluaranku sudahlebih
dari sejuta, rekor ini, banyak banget dua minggu sejuta, yah, buat kos 400,
buat beli baju 275, buat beli perkap (ember,sabun dll) 200 , buat berkas, dan
buat makan, hmm, mungkin bulan depan lebih baik, parahnya lagi, belum gajian,
hehe tabunganku masih ada dua jutaan, hoho tabungan gue banyak kan, biasa hidup
susah si, tabungan bidik misi itu, juga ngeles, juga ditambahi dari ibu, hehe
jadi lumayan, yah meski adikku lebih keren lagi, bukan anak bidik misi, tapi
nggak pernah kurang duit tuh bocah, meski sering aku yang gratisin makan kalau
bareng, tapi ya, ngelesnya kenceng memang, mantap kali.. loh jadi nglantur, y
itu sekolahku sekarang, nggak tahu yang nanti,
Sekian cerita
ketidakjelasanku,
yoshaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
Pekalongan,
14 April 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar