Selasa, 17 September 2019

24


Hmm,
Hai, kamu
Tadi pagi kamu bangun dengan kemalsan seperti biasa,
Menatap langit2, menatap jendela, lalu menatap baju2 yang tergantung di dinding seperti biasa,
Lalu bangun, sholat seperti biasa,
Dinginnya air pagi tadi waktu mandi juga seperti biasa,
Kamu memakai pakaian dinas seperti biasa,
Oh, mungkin pakaiannya agak beda, hehe karena tgl ini tiap bulan pakaiannya biru tua,
Yaaahh, nggak jadi biasa, y tdk p2, anggap saja itu hal yang luar biasa,
Hmm, kamu berangkat ke sekolah, seperti biasa, bertemu dengan teman2 guru dan karyawan, bertemu murid2 tercinta, seperti biasa,
Berkegiatan seperti biasa,
Dan kamu pun pulang seperti biasa,
Hmm,
tidak ada yang spesial,
Mungkin, hehe
Mungkin ada satu yang spesial, bukan kegiatanmu,
tapi kamu...
Iya kamu, sekarang kamu 24 tahun, hehe
Kalau kamu mau flashback ke belakang, y iya lah, masa flashback ke depan, hehe ternyata selama ini kamu sudah melakukan banyak hal..
Hmm,
Kamu ingat dulu saat masih kecil, kamu pernah membayangkan nanti kalau sudah dewasa kamu akan seperti apa ?
Iya, kamu pasti masih ingat, hehe
Lalu saat kau mulai menyukai seseorang, kau juga ingat kan ?
Apalagi yang ini, kamu pasti juga masih ingat.
Saat kau tertawa, senang, dan  bahagia masih ingat kan ?
Saat kau lelah, sedih, dan terpuruk juga masih ingat kan ?
Ya mungkin beberapa keping masa lalumu sudah kamu lupakan, tapi keping2 yang lain masih kamu ingat, meski sudah tidak utuh lagi, hehe
Mungkin perjuanganmu terlihat biasa2 saja, memang biasa saja si, kamu bukan yang paling menderita di bumi memang, kalau dibilang paling beruntung, tidak juga, masih ada yang lebih beruntung, hehe intinya kamu sudah berjuang, ya orang lain juga pasti berjuang dengan masalah2 mereka sendiri, dan kamu sudah melewatinya, mungkin nanti2 kamu harus berjuang lagi, jadi siap2 saja... yoshaa
Dan kini kamu sudah cukup dewasa, semua pilihan hidup sudah kamu putuskan sendiri, mulai dari hal sesederhana mau makan kapan, mau makan apa, sampai hal yang rumit, seperti mau menetap dimana, mau kerja dimana, semua itu terserah kamu sendiri, mungkin kamu sesekali bertanya pada orang lain, tentang banyak hal, tapi keputusan yang akan terjadi untukmu, kau putuskan sendiri. Memang harus begitu, jangan biarkan orang lain memutuskan apa yang akan terjadi dalam hidupmu. Bukan berarti harus berbeda dg orang lain, sama juga tidak masalah. Bukan berarti harus sama dengan orang lain, berbeda juga tidak masalah, yang penting itu pilihan dan keputusanmu, bukan keputusan orang lain.
Sekarang kamu akan melewati fase yang baru dalam hidupmu, mungkin di umur ini kamu akan berganti status, jadi C nya hilang, hehe aamiin, lalu mungkin kamu akan memutuskan kamu akan tinggal dimana, yang selanjutnya kamu akan mulai serius tentang hubunganmu dengannya, meski sekarang juga sudah cukup serius, mungkin kamu terlalu cepat bilangnya, padahal statusmu belum jelas, dasar tidak sabaran, ya sudahlah, hehe biarin aja mengalir, kamu menyukainya kan, dan dia juga sama, semoga kalian bahagia dg hubungan kalian, tidak saling menyakiti, bisa saling menjaga, dan semoga tidak ada plot twist di antara kalian hehe
Kau harus ingat, ibumu nanti di rumah mungkin akan sendirian, sekarang untungnya masih ada adik sepupumu, kamu harus sering2 menghubunginya,  dia pasti (selalu) merindukanmu, kamu sudah berusaha mencari waktu kosong tiap bulan kan untuk pulang ? semoga bulan depan juga bisa pulang, dan kau memang harus meluangkan waktu sesibuk apapun dirimu, kau tetap anaknya, surgamu tetap dan akan selalu di bawah telapak kakinya, bahkan jika kamu sudah punya ibu dari anak2mu, sayang yg kau dapat dari orang lain, tidak akan bisa melebihi apa yang telah dia curahkan untuk membesarkanmu, semua balas budi yang pernah kamu lakukan padanya tidak akan pernah bisa menggantikan satu darah yang menetes saat melahirkanmu, itu pasti, jadi ku harap kau ingat ini, ibumu itu tidak meminta balas budi, ibumu hanya ingin kamu bahagia dan kamu mencoba membahagiakannya,  dengan cara apapun, kamu memberi kebutuhan, kamu memberi hadiah, yang lebih penting kamu memberikan doa selesai sholatmu, lalu pulanglah, hehe kau tahu kan itu sangat membuatnya bahagia, karena kau pasti merasakan ketulusan senyum itu, kau terharu kan tiap kali pulang, hehe sudah2  jangan jaim di depanku, aku tahu kok.
Lalu, jangan lupa untuk selalu mendoakan ayahmu, hehe kamu selalu memberi hadiah al fatihah kan setiap selesai sholat, untuk ibumu juga kan, jangan kadang2 lupa lagi ya, itu tidak lama, sebentar saja, tapi pasti membahagiakan punya anak yang berbakti, meski kamu sering salah, sering lupa, tapi doamu ku harap tetap tersampaikan, kata guru ngajimu dulu, kalau ada anak yang mendoakan untuk orang yang sudah meninggal, maka kaya ada cahaya terang dan hangat yang menghujam kuburnya, lalu para ahli kubur itu bertanya, darimana kamu mendapatkan cahaya yang terang dan hangat itu, lalu dijawab, dari anak2 yang mendoakanku. Kau sudah memenuhi cita2 ayahmu kan, menjadi guru, maka jadilah guru yang baik. Semoga nanti2 kamu menjadi salah satu orang yang ilmunya bermanfaat dan pahalanya tidak terputus, aamiin.
Semua orang di sekitarmu mendukungmu dengan baik, saudara2 kandungmu, saudara sepupumu, tante2, om2, mbah, dan keluargamu sangat menyayangimu, maka sayangilah mereka, karena mereka telah menyayangimu. juga teman2mu yang lain, semoga mereka juga bisa mendapatkan keinginannya.
So, selamat ulang tahun yg ke 24, waktumu di bumi semakin berkurang, semoga kamu sehat, semoga kamu kuat, semoga kamu jg bermanfaat, wkwk
tuh ku kasih fotomu pas masih bayi, hehe 


Jika nanti kita bertemu lagi, ku harap kamu sedang bahagia,
Sampai jumpa lagi,
Dari seseorang yang mengenalmu lebih dari siapapun,
“Aku”

Kendal, 17 September 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar