Hmm,
Hai, kamu
Tadi pagi
kamu bangun dengan kemalsan seperti biasa,
Menatap langit2,
menatap jendela, lalu menatap baju2 yang tergantung di dinding seperti biasa,
Lalu bangun,
sholat seperti biasa,
Dinginnya air
pagi tadi waktu mandi juga seperti biasa,
Kamu memakai
pakaian dinas seperti biasa,
Oh, mungkin
pakaiannya agak beda, hehe karena tgl ini tiap bulan pakaiannya biru tua,
Yaaahh,
nggak jadi biasa, y tdk p2, anggap saja itu hal yang luar biasa,
Hmm, kamu
berangkat ke sekolah, seperti biasa, bertemu dengan teman2 guru dan karyawan,
bertemu murid2 tercinta, seperti biasa,
Berkegiatan seperti
biasa,
Dan kamu pun
pulang seperti biasa,
Hmm,
tidak ada
yang spesial,
Mungkin,
hehe
Mungkin ada
satu yang spesial, bukan kegiatanmu,
tapi kamu...
Iya kamu,
sekarang kamu 24 tahun, hehe
Kalau kamu
mau flashback ke belakang, y iya lah, masa flashback ke depan, hehe ternyata
selama ini kamu sudah melakukan banyak hal..
Hmm,
Kamu ingat
dulu saat masih kecil, kamu pernah membayangkan nanti kalau sudah dewasa kamu
akan seperti apa ?
Iya, kamu pasti
masih ingat, hehe
Lalu saat
kau mulai menyukai seseorang, kau juga ingat kan ?
Apalagi yang
ini, kamu pasti juga masih ingat.
Saat kau
tertawa, senang, dan bahagia masih ingat
kan ?
Saat kau
lelah, sedih, dan terpuruk juga masih ingat kan ?
Ya mungkin
beberapa keping masa lalumu sudah kamu lupakan, tapi keping2 yang lain masih
kamu ingat, meski sudah tidak utuh lagi, hehe
Mungkin perjuanganmu
terlihat biasa2 saja, memang biasa saja si, kamu bukan yang paling menderita di
bumi memang, kalau dibilang paling beruntung, tidak juga, masih ada yang lebih
beruntung, hehe intinya kamu sudah berjuang, ya orang lain juga pasti berjuang
dengan masalah2 mereka sendiri, dan kamu sudah melewatinya, mungkin nanti2 kamu
harus berjuang lagi, jadi siap2 saja... yoshaa
Dan kini
kamu sudah cukup dewasa, semua pilihan hidup sudah kamu putuskan sendiri, mulai
dari hal sesederhana mau makan kapan, mau makan apa, sampai hal yang rumit,
seperti mau menetap dimana, mau kerja dimana, semua itu terserah kamu sendiri,
mungkin kamu sesekali bertanya pada orang lain, tentang banyak hal, tapi
keputusan yang akan terjadi untukmu, kau putuskan sendiri. Memang harus begitu,
jangan biarkan orang lain memutuskan apa yang akan terjadi dalam hidupmu. Bukan
berarti harus berbeda dg orang lain, sama juga tidak masalah. Bukan berarti
harus sama dengan orang lain, berbeda juga tidak masalah, yang penting itu
pilihan dan keputusanmu, bukan keputusan orang lain.
Sekarang
kamu akan melewati fase yang baru dalam hidupmu, mungkin di umur ini kamu akan
berganti status, jadi C nya hilang, hehe aamiin, lalu mungkin kamu akan
memutuskan kamu akan tinggal dimana, yang selanjutnya kamu akan mulai serius
tentang hubunganmu dengannya, meski sekarang juga sudah cukup serius, mungkin
kamu terlalu cepat bilangnya, padahal statusmu belum jelas, dasar tidak
sabaran, ya sudahlah, hehe biarin aja mengalir, kamu menyukainya kan, dan dia
juga sama, semoga kalian bahagia dg hubungan kalian, tidak saling menyakiti,
bisa saling menjaga, dan semoga tidak ada plot twist di antara kalian hehe
Kau harus
ingat, ibumu nanti di rumah mungkin akan sendirian, sekarang untungnya masih ada adik sepupumu, kamu harus sering2 menghubunginya, dia pasti (selalu) merindukanmu, kamu sudah
berusaha mencari waktu kosong tiap bulan kan untuk pulang ? semoga bulan depan
juga bisa pulang, dan kau memang harus meluangkan waktu sesibuk apapun dirimu,
kau tetap anaknya, surgamu tetap dan akan selalu di bawah telapak kakinya,
bahkan jika kamu sudah punya ibu dari anak2mu, sayang yg kau dapat dari orang
lain, tidak akan bisa melebihi apa yang telah dia curahkan untuk membesarkanmu,
semua balas budi yang pernah kamu lakukan padanya tidak akan pernah bisa
menggantikan satu darah yang menetes saat melahirkanmu, itu pasti, jadi ku
harap kau ingat ini, ibumu itu tidak meminta balas budi, ibumu hanya ingin kamu
bahagia dan kamu mencoba membahagiakannya,
dengan cara apapun, kamu memberi kebutuhan, kamu memberi hadiah, yang
lebih penting kamu memberikan doa selesai sholatmu, lalu pulanglah, hehe kau
tahu kan itu sangat membuatnya bahagia, karena kau pasti merasakan ketulusan
senyum itu, kau terharu kan tiap kali pulang, hehe sudah2 jangan jaim di depanku, aku tahu kok.
Lalu, jangan
lupa untuk selalu mendoakan ayahmu, hehe kamu selalu memberi hadiah al fatihah
kan setiap selesai sholat, untuk ibumu juga kan, jangan kadang2 lupa lagi ya,
itu tidak lama, sebentar saja, tapi pasti membahagiakan punya anak yang
berbakti, meski kamu sering salah, sering lupa, tapi doamu ku harap tetap
tersampaikan, kata guru ngajimu dulu, kalau ada anak yang mendoakan untuk orang
yang sudah meninggal, maka kaya ada cahaya terang dan hangat yang menghujam
kuburnya, lalu para ahli kubur itu bertanya, darimana kamu mendapatkan cahaya
yang terang dan hangat itu, lalu dijawab, dari anak2 yang mendoakanku. Kau sudah
memenuhi cita2 ayahmu kan, menjadi guru, maka jadilah guru yang baik. Semoga nanti2
kamu menjadi salah satu orang yang ilmunya bermanfaat dan pahalanya tidak
terputus, aamiin.
Semua orang
di sekitarmu mendukungmu dengan baik, saudara2 kandungmu, saudara sepupumu,
tante2, om2, mbah, dan keluargamu sangat menyayangimu, maka sayangilah mereka,
karena mereka telah menyayangimu. juga teman2mu yang lain, semoga mereka juga bisa mendapatkan keinginannya.
So, selamat
ulang tahun yg ke 24, waktumu di bumi semakin berkurang, semoga kamu sehat,
semoga kamu kuat, semoga kamu jg bermanfaat, wkwk
tuh ku kasih fotomu pas masih bayi, hehe
Jika nanti
kita bertemu lagi, ku harap kamu sedang bahagia,
Sampai jumpa
lagi,
Dari seseorang
yang mengenalmu lebih dari siapapun,
“Aku”
Kendal, 17
September 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar