Tipe X,
Selamat Jalan
Terlalu lama engkau
terkenang
Hancurkan diri kian jauh tenggelam
Lelah mencoba 'tuk lepaskan beban
Kau beli mimpi semu tak berarti sendiri
Tak mampu kau beranjak pergi
Hancurkan diri kian jauh tenggelam
Lelah mencoba 'tuk lepaskan beban
Kau beli mimpi semu tak berarti sendiri
Tak mampu kau beranjak pergi
Jalan yang panjang
nanar kau tatap
Tak lagi peduli semua yang terjadi
Semakin dalam larut anganmu melayang
Mimpimu hadirkan semua penantian
Alunan apa ajak kau bernyanyi?
Akhirnya kau pun pergi
Tak kembali
Tak lagi peduli semua yang terjadi
Semakin dalam larut anganmu melayang
Mimpimu hadirkan semua penantian
Alunan apa ajak kau bernyanyi?
Akhirnya kau pun pergi
Tak kembali
Banyak sudah kisah
yang tertinggal
Kau buat jadi satu kenangan
Seorang sahabat pergi
Tanpa tangis arungi mimpi
Selamat jalan kawan cepatlah berlabuh
Mimpimu kini telah kau dapati
Tak ada lagi seorang pun yang mengganggu
Kau bernyanyi
Kau buat jadi satu kenangan
Seorang sahabat pergi
Tanpa tangis arungi mimpi
Selamat jalan kawan cepatlah berlabuh
Mimpimu kini telah kau dapati
Tak ada lagi seorang pun yang mengganggu
Kau bernyanyi
Tiap haruku hanya
sanggup mengingat
Jelas bayangmu yang masih melekat
Dalam kecewa 'ku hanya mampu katakan
Tetaplah tersenyum
Karena itu jalan yang telah kau pilih
Terbanglah, oh terbanglah
Bersama pelangi
Jelas bayangmu yang masih melekat
Dalam kecewa 'ku hanya mampu katakan
Tetaplah tersenyum
Karena itu jalan yang telah kau pilih
Terbanglah, oh terbanglah
Bersama pelangi
Banyak sudah kisah
yang tertinggal
Kau buat jadi satu kenangan
Seorang sahabat pergi
Tanpa tangis arungi mimpi
Selamat jalan kawan cepatlah berlabuh
Mimpimu kini telah kau dapati
Tak ada lagi seorang pun yang mengganggu
Kau bernyanyi
Kau buat jadi satu kenangan
Seorang sahabat pergi
Tanpa tangis arungi mimpi
Selamat jalan kawan cepatlah berlabuh
Mimpimu kini telah kau dapati
Tak ada lagi seorang pun yang mengganggu
Kau bernyanyi
Semoga dalam damai engkau mengerti
Arti dalamnya jalan yang kau daki
Hingga indahnya bias mentari
Tak lagi kau nikmati
Selamat jalan kawan cepatlah berlabuh
Mimpimu kini telah kau dapati
Tak ada lagi seorang pun yang mengganggu
Kau bernyanyi
Arti dalamnya jalan yang kau daki
Hingga indahnya bias mentari
Tak lagi kau nikmati
Selamat jalan kawan cepatlah berlabuh
Mimpimu kini telah kau dapati
Tak ada lagi seorang pun yang mengganggu
Kau bernyanyi
Hmm,
untuk temanku, kau sudah lama pergi,
hari ini aku merindukanmu,
entah kenapa,
hehe dulu kita bercerita tentang mimpi2, kau mau melanjutkan ke Belanda, ke Utrech, aku ke Jepang,
mungkin mimpimu tidak dikabulkan di dunia, karena kau sudah tidur untuk selamanya
aku, masih ingin mengejar mimpiku itu,
untukmu juga,
dulu, awal2 kau sakit, aku menjengukmu, masih di puskesmas di Wonosari, katanya kau hanya radang tenggorokan, tubuhmu masih gemuk, hehe
lalu kau dirujuk ke RS Sardjito, ternyata kamu kanker, saat aku menjengukmu kedua kali, kau semakin kurus, tapi lehermu besar, aku sedih, bicaramu sudah tidak lancar, rambutmu sudah rontok, aku, sedih sekali, kamu masih saja bercanda dan tersenyum,
lalu datanglah berita itu, kamu kritis dan butuh darah, padahal golongan darah kita sama, tapi aku tidak bisa apa2, aku sangat sedih,
lalu datang kabar berikutnya, kau tertidur, untuk selamanya,
selamat beristirahat bro,
hmm, selamat berlabuhKendal, 24 Oktober 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar