Jumat, 14 Juni 2019

Pelengkap (2)


Hasil gambar untuk suna makoto

Hmm,
Ini menyebalkan sekali, apakah besok2 aku harus menjadi pelengkap lagi dan lagi,
Hehe yang pertama, kayanya temen guruku bakal jadi youtuber, hehe mereka cover lagu, menurutku keren sekali, rumit juga ternyata, dari merekam, menumpuk rekaman, mengedit satu per satu rekaman agar sinkron, mengatur keras bunyi agar enak didengar, menentukan suara gitar yang mana, bass yang mana, dan lain2, telaten sekali, ku pikir, aku tidak akan menjadi youtuber, atau setidaknya tidak jadi youtuber cover lagu, atau setidaknya bukan bagian yang ngedit2 gitu, hehe pemalas.
Aku tiba – tiba dipanggil, hehe untuk sesaat aku merasa senang, mungkin aku akan ikut ambil bagian, aku tidak terlalu berambisi jadi youtuber atau semacamnya, tapi ikut serta dalam proyek mengcover lagu sangat menarik, ku kira aku akan memegang alat musik, kalau cuma sekedar mengiringi, mungkin aku bisa, hehe ternyata aku salah besar, musiknya sudah jadi, keren sekali, aku jadi tambah senang, hehe jangan2 aku bakal jadi vokalis utama, btw aku pernah mngiringi upacara bendera, jadi aku pernah bersuara, dan ku kira suaraku di dengar dan menurutku tidak false, hhe jangan ada yang terkesan, wkwk dan lagi2 aku salah besar, ternyata vokalis utamanya sudah ada, lalu aku ? iya jadi backing soda, eh maksudnya backing vokal, yaaahhhh, ekspektasiku terlalu besar bro, tapi jadi backing vokal tidak buruk juga. itu sama sekali tidak mengecewakanku, lalu setelah ku dengar2 setelah jadi, wiihh, bagus juga, untung vokalis utamanya bukan aku, suaranya bagus, khas, tidak sepertiku yang menurutku terlalu global dan tidak punya ciri khas, suaraku kecil dan ditumpuk dengan suara lain jadi y begitu, hanya sebagai pelengkap. semoga aku membantu dan mereka akan jadi youtuber yang  terkenal, aku udah subscribe kok, aku ingin menjadi teman yang baik. Semoga sukses gaes.
Itu ceritaku yang pertama, lalu ini ceritaku yang kedua. dan yang ini yang menyebalkan.
Pelajaran baru akan dimulai, tentu saja kan ada pembagian jam untuk guru2 yang akan mengajar, sudah ku duga aku hanya akan mendapat sedikit jam, aku hanya mendapat 4 jam. 4 jam seminggu sangat sedikit, hehe kayanya bisa selonjoran sering2. Lalu karena guru bahasa jawa tinggal satu karena yang satu diterima cpns di tempat lain, maka guru yang punya jam mengajar sedikit seperti saya, ditawari untuk mengajar bahasa jawa. Waktu itu aku jadi panitia PAT (UAS), bu kepsek menemuiku dan menawarkan untuk mengajar bahasa jawa, aku bingung hehe, tapi ku pikir2 karena ini menyangkut orang lain (siswa2ku), aku merasa sangat tidak berkompeten di mapel bahasa jawa. Baiklah, dengan memberanikan diri aku secara halus menolak tawaran dari bu kepsek, lalu ku merekomendasikan orang – orang yang sama2 jamnya sedikit dan menurutku dia orang solo atau jateng bagian timur yang ku pikir lebih berkompeten daripadaku. Oke deh, maafkan aku bu. Singkat cerita PAT pun usai dan SK tentang pembagian jam sudah diabgikan ke masing – masing guru. Saat ku buka. Ternyata aku mendapat 4 jam fisika. Seperti yang sudah ku duga. Dan totalku mengajar seminggu 18 jam, ternyata ada yang menyelip diantara aku dan fisika, hehe iya, bahasa jawa, 14 jam seminggu. 7 kelas. Aku kaget, menurutku sendiri,  mungkin mereka yang ditawari juga menolak, tapi why me ? entahlah, aku tidakingin menanyakannya karena jawabannya sudah pasti seperti itu, biar pengalaman baru, kamu mampu, bla bla bla. Malas sekali  mendengarnya bahkan hanya membayangkannya saja. Mau tidak mau, hmm bahasa jawa ya, susah sekali. Aku jadi tidak ingin melakukan apa2, ingin tiduran dulu, tidak ingin menyentuh buku, buat RPP, silabus, aku ingin tiduran, hanya ingin tiduran.
Mungkin memang hidupku akan selalu jadi pelengkap, hanya batu kecil penyangga batu2 besar, sebenarnya tidak masalah, mungkin aku hanya ingin dianggap ada meski hanya menjadi pelengkap.


Pekalongan, 14 Juni 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar